Virus Corona

Setelah Boleh Buka, Bar di Los Angeles Disuruh Tutup Lagi Gara-gara Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19

Negara bagian AS yang paling terpukul saat ini berada di selatan dan barat, yang para gubernurnya ngotot pembukaan kembali ekonomi lebih awal

AFP/SCMP
Ilustrasi - Bartender meracik minuman di sebuah bar di Texas, AS 

Wartakotalive, Jakarta - Seluruh bar di Los Angeles dan sejumlah kota lainnya di Negara Bagian California, AS, diperintahkan untuk ditutup kembali akibat terjadi lonjakan kasus covid-19, di negara bagian itu.

Kasus baru infeksi virus corona melonjak drastis di lebih dari separuh wilayah AS, setelah diberlakukan pembukaan kembali penguncian selama sekitar dua bulan untuk mencegah penyebaran corona.

Negara bagian Texas dan Florida tidak memberlakukan penutupan kembali baru, tapi melarang bar menyajikan minuman alkohol.

"Karena meningkatnya penyebaran covid-19, California menutup bar di Fresno, Imperial, Kern, Kings, Los Angeles, San Joaquin, dan Tulare," kata Gubernur California Gavin Newsom melalui Twitter, yang dikutip aljazeera.com, Selasa, 30 Juni 2020.

Sekitar 13,5 juta orang tinggal di tujuh wilayah itu, yang terhitung sekitar sepertiga dari populasi California.

Negara bagian AS yang paling terpukul saat ini berada di selatan dan barat, yang para gubernurnya ngotot pembukaan kembali ekonomi lebih awal.

Bar di California sudah diizinkan buka kembali sejak 12 Juni lalu.

Peningkatan terbaru kasus covid-19, menambah jumlah penderita di seluruh AS menembus angka lebih dari 2,5 juta dan jumlah kematiannya melewati 125.000.

Akibat peningkatan tersebut menguat seruan di AS supaya dilakukan pembatasan kembali secara lebih keras.

Tiga negara bagian timur laut yang membuat kemajuan signifikan mengalahkan pandemi - New York, New Jersey, dan Connecticut - telah mendesak orang-orang yang datang dari hotspot AS seperti Texas, Florida, dan Alabama untuk mengarantina diri.

Penulis: Bambang Putranto
Editor: Bambang Putranto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved