Serie A

Roberto D’Aversa Sebut Pemainnya Terlalu Hormat Menjadi Biang Kekalahan Parma dari Inter Milan

Pelatih Parma Roberto D’Aversa menyebut timnya tidak pantas kalah dari Inter Milan. Parma lebih dominan tapi pemainnya terlalu menghormati Inter

http://parmacalcio1913.com
Pelatih Parma Roberto D’Aversa 

Pelatih Parma Roberto D’Aversa benar-benar kecewa setelah timnya kalah 2-1 dari Inter di Ennio Tardini.

Menurutnya hasil imbang lebih layak, bahkan timnya pantas menang karena tampil lebih dominan.

D'Aversa terlihat sangat kesal dengan timnya yang gagal memanfaatkan sejumlah peluang yang dimiliki.

Dia menyebut pemain kehilangan fokus dan membiarkan Inter Milan bangkit setelah ditekan hingga satu jam laga.

"Saya kira Cristian Stellini (asisten pelatih Inter) bisa menilai bahwa kami benar-benar berbeda.

Ok, mungkin Inter memang menang dan mereka bisa mengatakan hal itu.

Tapi jika saja semua peluang yang kami miliki menjadi gol, laga sudah selesai di babak pertama," kata D'Aversa seperti dilansir Sky Sport.

Gervinho membuat Parmaunggul lebih dulu sebelum dibalas oleh dua gol Inter melalui sundulan Stefan de Vrij  dan Alessandro Bastoni.

Stefan de Vrij usai cetak gol untk Inter Milan
Stefan de Vrij usai cetak gol untk Inter Milan (https://www.inter.it/)

"Kami tidak hanya sekedar mengandalkan serangan balik.

Mungkin kami terlalu sopan menghadapi tim sekelas Inter dan itu sangat naif karena pada akhirnya kami kehilangan poin," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: Rusna Djanur Buana
Editor: Rusna Djanur Buana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved