Kaka Slank Setuju DKI Jakarta Larang Kantong Plastik Sekali Pakai

Kaka Slank Setuju DKI Jakarta Larang Kantong Plastik Sekali Pakai. Simak selengkapnya di dalam berita ini.

Luthfi Khairul Fikri
Kaka Slank 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Kaka Slank ternyata miliki hobi menyelam ke dasar laut. Selama menekuni hobinya ini, Kaka mengaku sering melihat bagaimana laut Indonesia dipenuhi oleh sampah plastik.

Dalam diskusi bersama dalam Media Gathering Pawai Plastik 2020 "Jakarta Menuju Bebas Plastik Sekali Pakai". Kaka mengungkapkan keresahan karena di dasar laut Indonesia masih banyak sampah plastik.

Kaka yang aktif dalam organisasi Pandu Laut ini menyayangkan laut Indonesia yang indah tercemar oleh sampah plastik yang sulit terurai.

"Jadi aku terjun ke aktifitas lingkungan karena aku jadi diver penyelam. Dari situ aku Banyak ketemu komunitas pecinta alam seperti Greenpeace, Walhi. Aku kemudian konsern kepada sampah plastic karena tempat mainku (di laut) itu aja udah terkontaminasi sama sampah plastic. Berkali kali menyelam aku selalu ketemu sampah. Buat saya masalah ini sudah urgent sekali," ungkap Kaka.

Ingin Segera Becerai dengan Kiwil, Meggy Wulandari Tak Mau Disebut Kegenitan

Oleh sebab itu vokalis dari Band Slank ini kemudian aktif di organisasi Pandu Laut guna melakukan kampanye untuk pengurangan sampah plastik.

"Tahun lalu kita bersama Pandu Laut bikin pawai monster keluar dari Tanjung Priok. Kita gambarkan monster itu mau makan segala macam yang ada di darat. Lalu Monster laut ini merasa sudah enek diatas bumi karena manusia tidak konsern dan selalu bertindak semena-mena," ujar Kaka Slank.

Untuk itu Kaka senang, DKI Jakarta terhitung mulai tanggal 1 Juli 2020 akan memberlakukan pengurangan sampah sekali pakai. Menurut dirinya hal itu perlu dilakukan guna mengurangi pemakaian sampah plastik dalam kehidupan sehari-hari.

Diharapkan tidak hanya DKI Jakarta saja yang memulai kampanye ini. Menurut Kaka seluruh provinsi dan kota-kota di Indonesia harus memulai kampanye tersebut.

"Waktu itu kita juga sempat memperjuangkan hal ini dan sekarang kita DKI harus bisa memacu daerah lain untuk ngebanned sampah plastic sekali pakai. Informasi sangat menarik bahwa tanggal 1 besok DKI sebagai Ibukota memberlakukan hal itu, keputusan itu bisa membawa daerah lain juga segera untuk melarang plastic sekali pakai," ujar Kaka Slank.

Beginilah ketika Kopaska Serbu Teroris di Pulau Damar yang Ingin Kacaukan Navigasi Pesawat Terbang

Berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 142 Tahun 2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan dan Pasar Rakyat mulai berlaku pada 1 Juli 2020.

Berdasarkan Pergub 142 tahun 2019 itu mewajibkan pengelola pusat perbelanjaan, toko swalayan, dan pasar rakyat untuk menggunakan kantong belanja ramah lingkungan. 

Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved