Berita Jakarta

Soal Reklamasi Pantai Ancol, KIARA Sebut Anies Mencederai Kepercayaan Nelayan

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan Setujui Reklamasi Pantai Ancol, KIARA Sebut Anies Mencederai Kepercayaan Nelayan

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dwi Rizki
KOMPAS/AGUS SUSANTO
Reklamasi pantai utara Jakarta dinilai pegiat lingkungan hidup akan merusak ekosistem dan menurunkan kualitas lingkungan hidup di sekitarnya. Selain itu, berpotensi menimbulkan banjir dan rob. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Sekjen Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA) Susan Herawati menyampaikan keprihatinan atas reklamasi Ancol yang telah disetujui oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan.

Menurut Susan, padahal Anies telah berjanji tidak ada rencana reklamasi dalam kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 lalu.

Namun justru kini Anies justru melanggar janji-janji yang sempat disampaikannya.

"Pertama, ini menjadi ironi. Karena kalau dirunut kembali, salah satu janji Anies yaitu berkomitmen tidak ada lagi yang namanya reklamasi. Walapun tentu retorikanya khas dari beliau, ini menjadi janji-janji," kata Susan pada Senin (29/6/2020).

Anies Terbitkan Izin Reklamasi Ancol, PSI Minta Kompensasi Bangun 4.000 Rusun Nelayan

Susan menyampaikan reklamasi Ancol dianggap telah mencederai kepercayaan Nelayan, karena sejak awal Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berkomitmen tidak melanjutkan reklamasi.

Meski begitu, Susan mengaku tetap apresiasi karena dari 17 pulau, sudah ada 13 pulau yang dibatalkan.

Namun masih ada empat pulau yang saat ini bermasalah.

"Soal reklamasi di Ancol, 150 hektare ini, tentu ini mencederai kepercayaan nelayan. Karena ini jauh sekali dari komitmen awal. Kemudian, izin ini dikeluarkan juga ketika kita masih fokus menangani masalah Covid-19," katanya.

Ia mengaku menyayangkan keputusan pemerintah pusat dan daerah, di mana kebijakan-kebijakan yang kontroversial ini keluar ketika sedang dalam kondisi pandemi Covid-19.

Terlebih kebijakan yang diambil tidak melibatkan para nelayan, sehingga keputusan itu tentu membuat kepercayaan para nelayan saat ini hilang.

"Ya mestinya Anies Baswedan tidak lagi ingkar janji. Tidak lagi membohongi masyarakat luas, untuk kepentingan segelintir orang," ucapnya. (JOS).

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved