Berita Daerah

KABAR Gembira, Kasus Sembuh Positif Covid-19 di Sumsel Lampaui 1.000 Orang

Warga Sumatera Selatan positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh bertambah 66 orang sehingga totalnya telah mencapai 1.025 orang.

FOTO ANTARA/HO-GTPP Covid-19 Sumsel
Peta risiko penyebaran Covid-19 Sumsel, yang diakses dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Sumatera Selatan, di Palembang, Senin (29/6/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, PALEMBANG - Warga Sumatera Selatan positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh bertambah 66 orang sehingga totalnya telah mencapai 1.025 orang meski kasus baru juga terus bermunculan.

"Sebanyak 66 orang yang sembuh pada hari ini Senin berasal dari Palembang (64 orang), Muara Enim (satu) dan Ogan Ilir (satu)," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel Yusri di Palembang, Senin (29/6/2020).

Total 1.025 kasus sembuh tersebut setara 50,7 persen dari total kasus sementara, presentase tersebut menjadi rekor tertinggi kesembuhan kasus positif Covid-19 di Sumsel sejauh ini.

Namun kasus meninggal juga bertambah dua orang dari Palembang dan Banyuasin, sehingga total kasus meninggal menjadi 86 orang atau 4,3 persen, hampir mendekati rata-rata kematian secara nasional (5 persen).

Sementara kasus positif kembali bertambah 23 kasus, berasal dari Kota Palembang (18 kasus), serta Banyuasin, OKI dan Muara Enim masing-masing satu kasus, maka total kasus positif di Sumsel berjumlah 2.023 orang.

 Survei: Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil Masuk Top Three Pemilu 2024

"Namun dari 2.023 kasus itu, 1.111 kasus dinyatakan selesai dan masih ada 912 kasus aktif di 12 kabupaten/kota," tambahnya.

Ke-912 kasus itu mendapat penanganan di Kota Palembang (722 kasus), disusul Kabupaten Banyuasin (66 kasus), OKI (42 kasus), Muara Enim (33 kasus), Lubuklinggau (delapan kasus), Kabupaten PALI (15 kasus), Musi Banyuasin (delapan kasus), Ogan Ilir (enam kasus), OKU Timur (lima kasus), serta Prabumulih dan Empat Lawang masing-masing satu kasus, khusus luar wilayah terdapat tiga kasus.

Gugus tugas kembali mengingatkan masyarakat agar memperketat penerapan protokol kesehatan, jika tidak diperhatikan dengan kesadaran penuh maka kondisi normal baru akan menjadi potensi berbahaya.

TEGUR Keras, Presiden Jokowi Peringatkan Para Menteri Masih Kerja Biasa-biasa saat Pandemi

"Apalagi saat ini sepertinya aktivitas masyarakat sudah meningkat kembali, kita tentu inginnya normal baru itu bisa membangkitkan ekonomi lagi, bukan malah menaikkan kasus positif Covid-19," kata Yusri menegaskan.

Halaman
123
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved