Breaking News:

Berita Daerah

Remaja Berusia 13 Tahun di Bali Jadi Korban Rudapaksa Sepupu dan Mertua

Perkosaan itu terjadi pada tahun 2019 di saat rumah remaja itu tengah sepi. Perbuatan bejat sang sepupu membuatnya hamil.

Editor: Dodi Hasanuddin
Shutterstock
Ilustrasi pemerkosaan 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -  Remaja putri asal Denpasar Selatan, Bali, mengalami trauma. Sebab, gadis berusia 13 tahun itu diperkosa oleh sepupu dan mertuanya.

Mirisnya perkosaan gadis yang baru tumbuh itu terjadi di rumahnya. Sang pelaku adalah sepupu yang menumpang di rumah remaja tersebut.

Perkosaan itu terjadi pada tahun 2019 di saat rumah remaja itu tengah sepi. Perbuatan bejat sang sepupu membuatnya hamil.

Tragisnya lagi usai dinikahi dan melahirkan, gadis belia itu diperkosa mertunyanya. Biadab.

Pernah Digosipkan Pacari Ayu Ting Ting, Ini Profil Fransen Susanto, Rekan Bisnis Raffi Ahmad

Sara Fajira Siapkan Kejutan dalam Lagu Duetnya dengan Titi DJ

Pendamping Hukum di P2TP2A Kota Denpasar, Gusti Ayu Agung Yuli Marhaeningsih, menjelaskan, setelah diperkosa dan hamil, Bunga bukan nama sebenarnya dinikahi oleh sepupunya.

Sebab itu, Bunga bersedia melahirkan janin yang dikandungannya itu. Anak Bunga pun lahir di awal tahun 2020.

Namun, setelah melahirkan, Bunga diperkosa oleh mertuanya sendiri. Kejadian itu terjadi belum lama ini.

"Kasus pemerkosaan itu terungkap saat korban memeriksakan diri ke Puskesmas Denpasar Selatan. Saat itu petugas kesehatan curiga dengan gelagat bocah 13 tahun itu," kata Marhaeningsih, Jumat (26/6/2020).

Marhaeningsih menyatakan bahwa merasa ada kejanggalan dari pasien yang ditangani, pihak Puskesmas Densel kemudian berkoordinasi dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Kota Denpasar.

Setelah berkomunikasi, ternyata korban mengalami kekerasan seksual secara berulang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved