Senin, 13 April 2026

Kunjungan Wisatawa ke Pulau Untung Jawa Mulai Ramai

Mereka berangkat melalui Dermaga Kali Adem, Tanjung Pasir dan Rawa Saban karena untuk jalur dari Dermaga Marina di Ancol belum dibuka.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Agus Himawan
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, menjadi destinasi favorit wisatawan. Ribuan wisatan berkunjung ke Pulau Untung Jawa saat masa PSBB transisi pandemi virus corona. 

WARTAKOTALIVE.COM - Sektor pariwisata di Kepulauan Seribu mulai menggeliat seiring diterapkannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. Bahkan Pulau Untung Jawa menjadi tujuan favorit para wisatawan.

Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kepulauan Seribu, Puji Hastuti, mengatakan wisata pantai di Kepulauan Seribu telah dibuka mulai 13 Juni 2020. “Dan dari tanggal 13 Juni sampai 21 Juni 2020, menurut pantauan kami kunjungan sudah banyak warga yang datang,” ujar Puji, Minggu (28/6/2020).

Berdasarkan data yang diperoleh, tercatat sudah ada ribuan wisatawan yang datang berkunjung ke Kepulauan Seribu. Mereka juga tidak melupakan protokol kesehatan seperti memakai masker dan mencuci tangan dengan hand sanitizer. “Dari tanggal 13 Juni 2020 ada 1.263 wisatawan dan untuk akhir pekan kemarin ada 860 yang datang dan itu sudah lumayan banyak,” ungkap Puji.

Banyak Pelajar di Kota Depok Tepergok Aparat Satpol PP Sedang Asyik Kencan di Kamar Kos

Jelang Laga Versus Lecce di Serie A, Inter Milan Andalkan Pemain Berusia 17 Tahun

Kebanyakan wisatawan ke Kepulauan Seribu berasal dari DKI Jakarta. Mereka berangkat melalui Dermaga Kali Adem, Tanjung Pasir dan Rawa Saban karena untuk jalur dari Dermaga Marina di Ancol belum dibuka. Puji menambahkan destinasi favorit di Kepulauan Seribu sementara ini yakni Pulau Untung Jawa. Ada beberapa alasan pulau tersebut menjadi favorit para wisatawan.

“Sementara ini yang jadi favorit Pulau Untung Jawa karena banyak wisatawan yang datang dari Tanjung Pasir dengan jarak yang dekat dengan harga tiket kapal murah jadi pilihan,” ujarnya.

Sementara itu Lurah Untung Jawa, Supriyadi, menambahkan, jumlah wisatawan yang datang berkunjung selama PSBB transisi ke wilayahnya melebihi target. “Dalam kegiatan protokol kesehatan dijelaskan untuk wisatawan 50 persen yang bisa dijalankan. Di sisi lain tidak dibayangkan jumlah wisatawan ke Pulau Untung Jawa melebihi target,” katanya.

Gelandang Persita Tangerang Pilih Jadi Pengusaha Jika Pensiun dari Sepak Bola

Sara Fajira Siapkan Kejutan dalam Lagu Duetnya dengan Titi DJ

Supriyanto berharap wisatawan yang datang tidak hanya berkunjung ke Pulau Untung Jawa saja, tapi ke pulau lainnya yang juga jadi unggulan seperti Pulau Bidadari dan Pulau Ayer. “Mudah-mudahan ini bisa cepat berlalu supaya perekonomian di Pulau Untung Jawa dan Kepulauan Seribu khususnya bisa berjalan kembali normal,” ucapnya.

Simbol DKI Jakarta

Sementara itu, simbol DKI Jakarta Kolaborasi sedang dibangun di Kelurahan Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kepulauan Seribu.

Lurah Pulau Tidung, Hafsah mengatakan pembangunan simbol yang melibatkan sekitar enam orang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) memiliki arti tersendiri. “Simbol ini menggambarkan suatu wilayah yakni DKI Jakarta yang terdiri dari lima kota dan satu kabupaten dimana masing-masing SKPD/UKPD saling kolaborasi bangun Pemprov DKI Jakarta,” kata Hafsah pekan kemarin.

Bocoran TC Timnas Indonesia U-16 di Bekasi: Pemain Diproteksi Ketat

Ferdiand Paleka Kolaborasi dengan Nikita Mirzani, Bahas Suka Duka Dipenjara

Hafsah menceritakan bangunan tersebut nantinya akan ditempatkan di Taman Cinta, sebuah taman yang masih ada di lingkungan Kantor Kelurahan Pulau Tidung. Hafsah berharap bangunan itu mempercantik kawasan Taman Cinta dan juga menjadi motivasi bagi semua warga dalam membangun Kepulauan Seribu untuk menjadi lebih baik lagi.

"Semoga kehadiran simbol ini bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan yang sedang berlibur ke Pulau Tidung," tambahnya. Menurut Hafsah pembangunan Simbol DKI Jakarta Kolaborasi itu diperkirakan rampung minggu depan. Hal itu terkait dengan material bangunan berupa keramik.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved