Breaking News:

PAM Jaya dan GCB Bangun Tempat Olahan Sampah Sungai, Olah Sampah Sungai Jadi Briket

PAM JAYA berkomitmen untuk mendukung program peduli lingkungan yang digagas oleh para pecinta lingkungan seperti Gerakan Ciliwung Bersih.

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Ichwan Chasani
Dok. PAM JAYA
PAM JAYA bersama Gerakan Ciliwung Bersih (GCB) meresmikan Tempat Olahan Sampah Sementara (TOSS GCB) secara terbatas di rumah bersama Gerakan Ciliwung Bersih, Sabtu (27/6/2020). 

Alternatif pengolahan sampah

Sementara Direktur Utama PAM JAYA, Priyatno Bambang Hernowo menjelaskan bahwa PAM JAYA berkomitmen untuk mendukung program peduli lingkungan yang digagas oleh para pecinta lingkungan seperti Gerakan Ciliwung Bersih.

“Harapannya melalui TOSS GCB, masyarakat bisa memiliki alternatif pengolahan sampah yang mudah, praktis dan memiliki nilai manfaat lebih sehingga pada akhirnya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak langsung membuang sampah ke sungai,” ujarnya.

TOSS GCB merupakan hasil karya inovasi Sonny Djatnika Sundadjaja yang dibuat berdasarkan konsep pengolahan sampah (rumah tangga dan biomassa) berbasis komunitas atau masyarakat dengan menggunakan teknologi peuyeumisasi (Biodrying). Konsep tersebut digagas oleh Supriadi Legino.

VIDEO: Dirut PAM Jaya Doakan Warta Kota Selalu Memberi Manfaat

Cara kerja

Proses atau cara kerja TOSS-GCB dimulai dengan memasukkan sampah kedalam box bambu berukuran 2x1,25 x1,25 m3 (setara dengan 1 ton sampah) tanpa perlu  yang merepotkan.

Sampah dalam bambu tersebut kemudian disiram dengan biokativator yang akan membuat sampah menyusut hingga 50 persen dan mengering dengan tingkat moisture dibawah 20 persen dalam waktu 7 hari.

Selanjutnya sampah yang telah melalui proses peuyeumisasi tersebut siap untuk  dijadikan bahan baku energi berupa briket atau pelet dengan nilai kalori setara dengan batu bara.

Supriadi mengatakan bahwa briket atau pelet batu bara nabati tersebut bisa digunakan sebagai substitusi batu bara yang dikonsumsi industri dan pembangkit listrik.

“Selanjutnya sangat diperlukan dukungan Pemerintah berupa kemudahan agar briket atau pelet TOSS produk masyarakat ini dapat diperjual belikan untuk dimanfaatkan dalam kebutuhan sehari-hari,” ujar Supriadi.

Solusi Cepat Kebutuhan Air Bersih, PAM Jaya Gunakan Emergency Water Purifier

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved