Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Fasilitas Kesehatan Cuma Terpakai 35 Persen, Anies Baswedan Samakan Jakarta dengan Kota Maju

Anies Baswedan menyebut saat ini kapasitas penggunaan fasilitas kesehatan untuk perawatan pasien Covid-19, hanya terpakai 30-35 persen.

Dok PPID DKI Jakarta
Hari Ini, Senin (15/6/2020), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Bogor. Ditemani Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Wali Kota Bogor Bima Arya, Kepala BPTJ Polana Pramesti dan Direktur Utama PT KCI Wiwik Widayanti, Anies memantau pengerahan 50 bus sekolah gratis untuk mengangkut penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line, dari Stasiun Bogor menuju ibu kota DKI Jakarta. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut saat ini kapasitas penggunaan fasilitas kesehatan untuk perawatan pasien Covid-19, hanya terpakai 30-35 persen.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI Jakarta per Juni 2020, ibu kota saat ini memiliki kapasitas 4.556 tempat tidur dan 659 fasilitas ruang Intensive Care Unit (ICU) yang tersebar di 67 rumah sakit.

"Alhamdulillah hari ini dan hari-hari kemarin tidak pernah terpakai secara optimal."

Rekor Angka Kesembuhan Tertinggi Pasien Covid-19 Terjadi di 26 Juni 2020, In Provinsi Penyumbangnya

"Paling saat ini hanya sekitar 30-35 persen."

"Artinya, kita kerja makin terasa dampaknya," kata Anies Baswedan dalam video yang diunggah kanal YouTube Pemprov DKI, Jumat (26/6/2020).

Ia pun mengatakan apa yang dikerjakan Pemprov DKI dengan terus menambah kapasitas faskes, selaras dengan hasil yang dituai.

KRONOLOGI Pembakaran Bendera PDIP Versi Korlap, Mengaku Tak Bisa Hentikan Massa

Bahkan, menurutnya hasil yang didapatkan Pemprov DKI hari ini setara dengan kota-kota maju di dunia, dalam hal penanganan pandemi Covid-19.

Selain peningkatan faskes, Anies Baswedan juga membeberkan positivity rate atau tingkat positif Covid-19 di ibu kota berada di angka 3,8 persen dalam dua hari terakhir, dengan rata- rata 5 persen.

Jika mengacu angka risiko menurut World Health Organization (WHO) atau organisasi kesehatan dunia, angka positif DKI Jakarta jauh di bawah rekomendasi WHO, yakni 10 persen.

Ada Trisila dan Ekasila di Visi Misi PDIP, Korlap Demonstrasi Tolak RUU HIP Siap Lapor Polisi

"Apa yang dikerjakan di Jakarta hari ini, alhamdulillah kita setara dengan tempat-tempat, kota-kota yang disebut sebagai kota maju dalam penanganan wabah ini," tuturnya.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved