Pilkada Kota Tangsel

Bawaslu Kota Tangsel Bakal Gelar Rapat Pleno Permintaan Data ASN Jelang Pilkada 2020 Kota Tangsel

Menurutnya rapat tersebut bakal memutuskan perkara yang menjadi perbincangan di publik akan netralitas ASN jelang Pilkada 2020 Kota Tangsel.

Wartakotalive/Zaki Ari Setiawan
Ketua Bawaslu Tangerang Selatan, Muhammad Acep menunjukkan barang bukti uang dan kartu nama caleg di Kantor Bawaslu, Serpong, Rabu (17/4/2019). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rizki Amana

WARTAKOTALIVE.COM, SERPONG - Ketua Badan Pengawas Pemilu Kota Tangerang Selatan (Bawasalu Kota Tangsel), Muhamad Acep mengatakan bakal mengadakan rapat pleno pimpinan pada lembaganya terkait kasus pesan berantai seruan mengumpulkan data diri apartur sipil negara (ASN) dan non ASN lingkup Pemerintah Kota Tangsel.

Menurutnya rapat tersebut bakal memutuskan perkara yang menjadi perbincangan di publik akan netralitas ASN jelang Pilkada 2020 Kota Tangsel.

Sebab dari proses penelusuran yang telah dilakukan, Bawaslu KotaTangsel belum dapat memastikan makna disebarnya pesan berantai itu pada grup Whatsapp lingkup ASN dan non ASN Kelurahan Jurang Mangu Timur.

Besok Ada HBKB di 5 Titik Jakarta Timur, Ini Jalur Alternatif Bagi Pengendara

Aturan Protokol Kesehatan saat Idul Adha Disiapkan, Pembagian Daging Hewan di Bekasi Door to Door

Imbas Corona, Diprediksi 2-3 Tahun ke Depan Ekonomi Kota Bekasi Belum Normal

Ditambah, kesaksian pihak terpanggil yakni Sekretaris Kelurahan (Sekel) Jurang Mangu Timur, Sidik yang mengaku mendapatkan pesan berantai itu dari atasannya Camat Pondok Aren, Makum Sagita.

Sementara, Makum mengatakan tak pernah mengirimkan pesan yang ditudingkan Sidik kepadanya.

"Keterangan Pak Camat tadi kan bahwa ini adalah fitnah. Dia tidak pernah mengirimkan pesan tersebut," kata Acep saat dikonfirmasi, Tangsel, Sabtu (27/6/2020).

Dendam Utang Rp40 Juta Belum Dibayar, 2 Pemuda Habisi Gadis 20 Tahun, Mayat Dibuang ke Jurang

"Ini kan masih dalam rangka penelurusan berita yang pernah muncul di media online terkait adanya broadcast pengumpulan data begitu yah.

"Kita minta klarifikasi, minta jawaban dan lain sebagainya, hasilnya nanti akan kita bawa ke rapat pleno," lanjutnya.

Makum menjelaskan rapat pelno dilakukan untuk merinci pelanggaran yang terjadi pada perkara itu.

Pedagang Hewan Kurban di Kota Bekasi Mulai Menggelar Lapak, Berharap Omzet Meningkat meski Corona

Halaman
1234
Penulis: Rizki Amana
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved