Breaking News:

Virus Corona Bodebek

Kasus Virus Corona Kota Depok Masih Bertambah Delapan Orang pada Kamis (25/6/2020)

Update Covid-19 Kota Depok, Positif Tambah 8, Sembuh 12, Meninggal 34, PDP Meninggal Bertambah 2 Orang Jadi 114

Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Dengan disaksikan oleh Wali Kota Depok Mohammad Idris bersama Forkopimda Kota Depok dan pihak Manajemen mal, Tim mitigasi bencana Trans Studio Mal (TSM) Cibubur sedang melakukan simulasi bila ditemukannya pengunjung yang pingsan di Lobi Utama TSM Cibubur, Jalan Transyogi, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Depok, Selasa (16/6/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Perkembangan virus corona atau covid-19 di Kota Depok setiap harinya terus mengalami penambahan.

Kasus konfirmasi positif Covid-19 bertambah 8 orang hingga Kamis (25/6/2020), sedangkan yang sembuh juga mengalami penambahan sebanyak 12, beruntung meninggal masih ada di angka 34 orang.

"Kasus konfirmasi positif sebanyak 742 orang, sembuh 477, dan meninggal 34 orang," ujar Wali Kota Depok Mohammad Idris dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/6/2020).

Idris yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok ini mengatakan, penambahan kasus konfirmasi positif hari ini berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat sebanyak 6 kasus, 2 kasus merupakan informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

"Adapun kasus konfirmasi yang sembuh hari ini bertambah 12 orang menjadi 477 orang atau 64,29 persen dari seluruh kasus konfirmasi positif yang ada di Kota Depok," paparnya.

Untuk orang tanpa gejala (OTG) juga mengalami lonjakan sebanyak 68 orang menjadi 2.371 dengan rincian 1.740 orang dinyatakan selesai dipantau dan 631 lainnya masih dalam pemantauan.

Sementara orang dalam pemantauan (ODP) juga bertambah sebanyak 15 menjadi 4.060 orang dengan rincian 3.440 orang selesai di pantau dan 620 lainnya masih dalam pemantauan.

Kategori pasien dalam pengawasan (PDP) juga mengalami penambahan sebanyak 3 menjadi 1.563 orang dengan rincian 1.313 selesai diawasi dan 250 masih dalam pengawasan.

"Untuk PDP yang meninggal saat ini berjumlah 114 orang, terdapat penambahan dibanding hari sebelumnya yaitu 2 orang. Status PDP tersebut merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif," paparnya.

Sebab, positif atau tidaknya dikatakan Idris harus menunggu hasil PCR, yang datanya hanya dikeluarkan oleh Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kemenkes RI.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved