Breaking News:

Curanmor

Warga Kedaung Keluhkan Daerahnya Rawan Curanmor, Kapolsek Pamulang Sebut Tak Ada Laporan

Rusda (63), korban sekaligus warga Jalan Haji Taib mengaku sudah bosan melaporkan kejadian yang dialaminya ke pihak kepolisian.

Warta Kota/Rizki Amania
Kawasan Jalan Haji Taib, Kedaung, Pamulang, Tangsel yang diakui warga kerpa terjadi aksi pencurian dan tindak kriminalitas. 

WARTAKOTALIVE.COM, PAMULANG - Komplotan pelaku pencurian kendaaran bermotor (curanmor) kembali beraksi di kawasan Jalan Haji Taib, Kedaung, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Rabu, 24 Juni 2020 dini hari.

Bahkan, pelaku yang diduga berjumlah lebih dari satu orang itu berhasil menggasak dua motor sekaligus di kediaman yang berbeda pada lingkungan yang sama.

Namun, warga sekitar mengaku tak heran kerapnya terjadi pencurian dilingkungannya itu.

Saking banyaknya peristiwa curanmor yang terjadi di lingkungannya itu, Rusda (63) selaku korban sekaligus warga Jalan Haji Taib mengaku sudah bosan melaporkan kejadian yang dialaminya ke pihak kepolisian setempat.

"Saya enggak mau lapor polisi. Karena cape-capein diri saja percuma. Kecuali kita punya CCTV, kalau ini kan susah," kata Rusda saat ditemui di kediamannya RT 14, RW 09, Jalan Haji Taib, Kedaung, Pamulang, Tangsel.

"Sudah biasa hilang di sini. Sebelumnya pernah lima motor, masih kakak saya juga. Mobil hilang dua kali. Tahun 2017-an lah," sambungnya.

Jauh dari Kesan Mewah, Anggota DPRD Kota Bogor Ini Kendarai Motor Jadoel Sebagai Motor Operasional

Seorang Siswi SMP Sudah Tiga Hari Tak Pulang ke Rumah, Diduga Dibawa Kabur Sang Pacar

Liga Inggris Pekan Ini Chelsea vs Manchester City, Mohammad Toha Jagokan The Blues

Rangkaian Lengkap Adegan Pra Rekontruksi Aksi Penyerangan Geng John Kei di Rumah Nus Kei

Ia menjelaskan kerap terjadinya aksi kriminal di lingkungannya membuat warga risau hingga melaporkan tiap kejadian tersebut ke Polsek Pamulang.

Namun, laporan itu tak kunjung menuai hasil yang diinginkan warga, hingga akhirnya aksi pencurian dan tawuran pun menjadi hal biasa terjadi di lingkungan tempat ia tinggal.

Rusda pun mengaku jarangnya patroli kepolisian berputar di sekitar kawasan, meski ia menyatakan bahwa kawasan tempat tinggalnya itu sudah akrab dengan terjadinya tindak kriminal.

"Sering, dia (polisi) tahu kok. Namanya Jalan Haji Taib sudah dikenal sama polisi, tawuran, penodongan sudah tahu dia. Tapi jarang di sini (ada patroli), tawuran saja suka terlambat. Patroli paling cuma lewat, enggak jelas," tandasnya.

Halaman
12
Penulis: Rizki Amana
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved