Kamis, 9 April 2026

Seorang Anak Tuna Rungu Tewas Tersambar Kereta Api di Penjaringan

Saksi mata, Yanah (45) yang juga tetangga korban mengatakan bahwa bocah perempuan itu terlihat tidak menghiraukan peringatan saat kereta akan melintas

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Murtopo
Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan
Petugas evakuasi jenazah korban tersambar kereta di perlintasan kereta, Penjaringan, Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Junianto Hamonangan

WARTAKOTALIVE.COM, PENJARINGAN -- Seorang bocah perempuan penyandang tuna rungu, Bunga Yasmin (10) tewas tersambar kereta di perlintasan antara Stasiun Kota dan Stasiun Kampung Bandan, Penjaringan, Jakarta Utara.

Seorang saksi mata, Yanah (45) yang juga tetangga korban mengatakan bahwa bocah perempuan itu terlihat tidak menghiraukan peringatan saat kereta akan melintas.

"Jadi si anak ini posisinya emang sudah nyebrang, tapi pas kereta datang tiba kepalanya kepentok tangga kereta. Mungkin badannya deket jadi kena," katanya, Selasa (23/6/2020).

Stres Dengar Kabar Suaminya Menikah Lagi, Wanita Hamil 3 Bulan Asal Pemalang Nyaris Terjun dari JPO

Pada saat kejadian, korban yang tercatat warga RT 002/RW 08 Pekojan, Tambora, Jakarta Barat ini sedang bermain bersama temannya di pinggir rel kereta.

"Si anak ini sedang berdua bareng temannya, mungkin kaya saling kejar kejaran gitu yah. Tapi mereka udah minggir tapi emang udah kena," Tuturnya.

Sementara itu ayah korban, Rohendi (41) mengaku kaget saat mengetahui anak keduanya tewas tersambar kereta. Ia mendapat informasi peristiwa itu terjadi pukul 12.30 WIB.

2 Tersangka Kasus Sabu di Jalan Tol Wiyoto Wiyono Sempat Kaget saat Didatangi Anggota PJR

"Saya di kasih tahu anak tetangga, katanya anak saya di tabrak kereta pas main sama temannya," kata Rohendi.

"Warga sekitar katanya sempat teriak dan mengejar si anak tapi emang tidak terkejar,” sambung Rohendi.

Rohendi yang terlihat masih syok dengan musibah tersebut mengaku sebelum kejadian anaknya sempat meminta uang. Nahas hari itu menjadi permintaan terakhirnya.

“Padahal sebelum kejadian dia minta duit buat beli layanga,” katanya dengan nada datar. (jhs)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved