Breaking News:

Berita Pemkab Bekasi

Dapat Bantuan Perbaikan Rumah, Nenek Roni Warga Setu Bekasi Nangis Di Pelukan Bupati

Pemerintah Kabupaten Bekasi telah menganggarkan perbaikan untuk 2.000 yang sudah tidak layak huni untuk diperbaiki.

Humas Pemkab Bekasi
Nenek Roni (67) warga Desa Ciledug, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi tak kuasa menahan tangis saat di kunjungi Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, pada Rabu (24/6/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI--- Nenek Roni (67) warga Desa Ciledug, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi tak kuasa menahan tangis saat di kunjungi Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, pada Rabu (24/6/2020).

Nenek Roni mendapatkan bantuan uang tunai dan perbaikan rumahnya yang cukup memperihatinkan.

Sontak, hal itu membuatnya terharu dan langsung memeluk erat orang nomor satu di Kabupaten Bekasi tersebut.

Nenek Roni selaku pemilik rumah mengaku sangat berterimakasih kepada Bupati Bekasi dan pihak terkait atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan kepadanya.

Kasus DBD di Kabupaten Bekasi Menurun Diklaim karena Kesadaran Warga Terapkan PHBS Tinggi Saat Covid

“Alhamdulillah, sangat-sangat berterimakasih kepada Bapak Bupati yang sudah memperhatikan dan membantu saya, terimakasih," ucap Nenek Roni.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja meminta jajarannya cepat tanggap dan segera melaporkan jika ada warganya yang kondisi rumahnya tidak layak huni.

Bupati Bekasi pun menjelaskan bahwa di tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Bekasi telah menganggarkan perbaikan untuk 2.000 yang sudah tidak layak huni untuk diperbaiki.

“Kita sudah menganggarkan untuk melakukan perbaikan 2.000 rumah. Nama programnya adalah bebenah atau bekasi bedah nata rumah,” jelasnya

Bantuan Pusat Daur Ulang Sampah Jadi Solusi Penanganan Sampah di Kabupaten Bekasi

kondisi rumah sebelum direnovasi
kondisi rumah sebelum direnovasi (Humas Pemkab Bekasi)

Eka juga meminta kerjasama dari beberapa pihak seperti RT, RW, Desa maupun Kecamatan untuk memberikan informasi jika ada masyarakat Kabupaten Bekasi yang rumahnya sudah tidak layak huni untuk diajukan perbaikan.

Dirinya tak ingin mendengar kabar warganya tertimpa rumah yang roboh akibat kondisinya yang tak layak.

“Kalau nanti ada warga kita yang rumahnya sudah tidak layak, tolong dilaporkan. Saya tidak mau mendengar ada masyarakat Kabupaten Bekasi yang tertimpa rumah yang roboh,” jelasnya.

Menuju New Normal, Pemerintah Kabupaten Bekasi Perpanjang Masa PSBB hingga 2 Juli 2020

Dirinya mengatakan akan selalu mengingatkan dan memonitor pihak-pihak terkait agar dapat selektif dalam memilih rumah warga yang memang membutuhkan bantuan.

"Tentunya ini juga harus tepat sasaran, mana yang memang membutuhkan dan benar-benar kondisinya tidak layak dan dari keluarga tak mampu," paparnya. (MAZ)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved