Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Covid-19 Bikin Angka Kasus DBD Kabupaten Bekasi Menurun, Begini Penjelasannya

Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi mencatat kasus demam berdarah dengue (DBD) mengalami penurunan. Hal itu disebabkan adanya pandemi Covid-19.

Wartakotalive.com/Luthfi Khairul Fikri
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Sri Enny 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Muhammad Azzam

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi mencatat kasus demam berdarah dengue (DBD) mengalami penurunan. Hal itu disebabkan adanya pandemi Covid-19.

Pihak Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi dr. Sri Enny Mainarti mengatakan bahwa kasus DBD mengalamu penurunan pada tahun ini dibandingkan tahun 2019 lalu.

Tercatat sepanjang Januari hingga Februari 2020 hanya ada 51 orang warga Kabupaten Bekasi terserang DBD.

"Penurunan cukup tinggi ya, tahun 2019 itu sepanjang Januari hingga Februari ada 237 kasus, 2020 ada 51," ujarnya, pada Selasa (23/6/2020).

Adapun rinciannya, kasus DBD tahun 2019 pada Januari ada 85 dan Februari 152 kasus. Sedangkan tahun 2020, pada Januari ada 30 kasus dan Februari 21 kasus.

"Untuk data Maret, April, Juni belum terima. Tapi menurun kasusnya DBD ini," terang Sri.

Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Irfan Maulana mengungkapkan penurunan kasus terjadi dikarenakan tingkat kesadaran masyarakat atas kebersihan lingkungannya semakin tinggi.

Apalagi setelah adanya pandemi Covid-19 ini, pola hidup bersih dan sehat (PHBS) warga sangat tinggi.

"Kalau sekarang kondisinya masyarakat sudah lebih aware ya, karena adanya covid ini PHBS nya makin bagus, terhadap lingkungannya makin peduli," ungkap dia.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved