Breaking News:

Tujuh Pasien Dalam Pengawasan Dipulangkan dari RLC, Diantaranya Dua Siswa SMP dan Seorang Apoteker

Sampai 21 Juni (2020) jumlah pasien penghuni 126 orang dan yang sudah pulang 87. Sementera masih dirawat 30 orang, dirujuk 9

Warta Kota
Koordinator Rumah Lawan Covid Tangsel, Suhara Manullang, memberikan surat bebas covid-19 kepada satu dari tujuh pasien yang dipulangkan pada Minggu, 21 Juni 2020 usai menjalani perawatan medis di RLC Kota Tangsel. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL --- Pihak Rumah Lawan Covid-19 Kota Tangerang Selatan (RLC Kota Tangsel) kembali memulangkan tujuh pasien bergejala infeksi virus corona pada Minggu (21/6) lalu.

Koordinator RLC Kota Tangsel, Suhara Manullang mengatakan dari tujuh pasien yang dipulangkan diantaranya terdapat dua anak yang masih berstatus siswa SMP dan satu orang apoteker Puskesmas.

Kata Suhara, para pasien yang dipulangkan itu merupakan pasien yang dikategorikan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) wabah virus corona.

“Jadi tujuh orang ini variasi, dua orang secara khusus disampaikan ada anak SMP dengan kakaknya datang ke RLC dimana bapaknya dirawat Sari Asih, kemudian dengan kakaknya dirujuk. Kakaknya masih kita awasi, kita tunggu hasil swab selanjutnya,” papar Suhara saat dikonfirmasi Wartakotalive.com, Senin (22/6/2020).

“Kemudian satu lagi petugas Asisten Apoteker Puskemas. Kenapa disampaikan karena memang petugas kesehatan itu kan sangat resiko tertular, dengan kejadian hari ini menjadi motivasi bahwa para petugas yang garda depan ini bisa tetap positif menjalankan tugasnya,” tuturnya.

Dikatakan Suhara, pihaknya telah memulangkan puluhan pasien penderita gejala infeksi virus corona sejak dioperasikan RLC Kota Tagsel pada pertengahan April 2020 lalu.

“Jadi diinformasikan sampai 21 Juni (2020) jumlah pasien penghuni 126 orang dan yang sudah pulang 87. Sementera masih dirawat 30 orang, yang dirujuk 9 orang,” kata Suhara.

Negatif semua

Terpisah, di wilayah Depok, sebanyak 57 warga perumahan di RW 23, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas yang mengikuti rapid test Covid-19 yang diadakan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, tidak ada satu orang pun yang reaktif.

“Alhamdulillah, mandornya setelah di swab hasilnya negatif. Lalu hasil 57 warga yang Rapid Test juga non reaktif semua,” kata Kepala Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Nessi Annisa Handari dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/6/2020).

Halaman
12
Penulis: Rizki Amana
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved