Breaking News:

Piala Asia U16

Sadar Calon Lawan yang Akan Dihadapi Berat, Bima Sakti Fokus Pada Taktik, Strategi dan Mental Pemain

Piala Asia U-16 2020 yang rencananya bakal berlangsung 25 November-12 Desember mendatang di Bahrain.

Editor: Murtopo
Super Ball/Feri Setiawan
Bima Sakti di sela-sela latihan jelang melawan Singapura di Piala AFF 2018. (Super Ball/Feri Setiawan) 

Mantan asisten pelatih Luis Milla di timnas senior itu mengakui bahwa memang lawan di Piala Asia U-16 tidak akan ada yang mudah, sebab untuk lolos pada turnamen tersebut pun berat.

Untuk itu Bima Sakti mengaku saat ini lebih fokus untuk menyiapkan mental dan tentu meningkatkan taktik dan strategi permainan.

AFC Umumkan 16 Tim Peserta Piala Asia U-16, Penampilan Terbaik Indonesia Tercatat 29 Tahun Lalu

“Saya pikir semua tim yang bermain di Piala Asia ini, semua berat semua bagus dan mudah-muadahan timnas Indonesia bisa lolos,” ujar Bima.

“Saya pikir Jepang, Arab Saudi dan China adalah tim kuat, jadi sekarnag kami persiapkan mental, fisik harus ditingkatkan lagi, kemudian dengan segala kekurangan kami, dari taktik dan strategi harus dipersiapkan. Karena lawannya juga akan mempersiapkan kekuatan mereka,” katanya.

Bima Sakti mengatakan memang banyak hal yang harus dipersiapkan oleh timnas U-16, walaupun sudah pernah bertemu China dan berhasil meraih hasil imbang 0-0.

Timnas U-16 menahan imbang China pada babak kualifikasi Piala Asia U-16 2020 Grup G yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, 22 September 2019 lalu.

“Dari pengalaman kami sama Jepang kami belum pernah bertemu, kalau sama Arab Saudi juga belum pernah ketemu. Tapi China sudah pernah ketemu di GBK dan banyak juga catatan yang kita dapat," ujar Bima.

“Sekarang kami tinggal pesiapan lagi untuk lawan Arab Saudi di pertandingan pertama dan pada laga terakhir, tapi pengalaman kami kemarin di bulan Agustus prnah melawan Korea Selatan, juga bisa jadi acuan.

“Karena saya pikir kekuatan, kemudian determinasi, mungkin hampir sama ya, Jepang sama Korea. Jepang mungkin lebih soft, tapi cara teknik, skill pemain-pemainnya mungkin merata dan sama jadi itu yang harus kami antisipasi,” tutur Bima.

Sementara itu tiga negara yang pernah meraih gelar juara, Jepang menjadi juara bertahan dan sudah tiga kali meraih gelar di turnamen tersebut, yakni 1994, 2006, dan 2018.

China sudah dua kali meraih gelar juara Piala Asia U-16 yakin pada tahun 1992 dan 2004, sedangkan untuk Arab Saudi meraih gelar juara pada tahun 1985 dan 1988.

Artikel ini sudah tayang di BolaSport.com dengan judul Bima Sakti Berbicara Peluang Timnas U-16 Indonesia di Piala Asia U-16 2020

Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved