Breaking News:

Virus Corona

Ridwan Kamil: Kalau Bahas Covid-19 Hanya dari Kacamata Politik Pasti Bising, Riuh

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berharap pembahasan penanganan pandemi Covid-19 tidak terlalu banyak dilihat dari sudut pandang politik.

instagram@ridwankamil
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil umumkan bahwa Pemerintah Swedia memberi bantuan APD dan masker, Sabtu (4/4/2020) 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berharap pembahasan penanganan pandemi Covid-19 tidak terlalu banyak dilihat dari sudut pandang politik.

"Kalau bahas Covid-19 ada tiga kacamata."

"Kacamata politik, kemanusiaan, dan keilmiahan."

Data Pribadi Pasien Covid-19 Diduga Dijual di Internet, BSSN Turun Tangan

"Kalau bahas hanya dari kacamata politik, pasti bising, ramai, riuh," ujar Kang Emil, sapaan akrabnya, dalam webinar Cokrotv bertema Pemimpin di Tengah Pandemi, Jakarta, Minggu (21/6/2020) malam.

Menurutnya, jika membahas Covid-19 dengan sudut pandang dari sisi kemanusiaan, maka yang timbul di masyarakat yaitu isu kebersamaan antar-sesama, seperti halnya memberikan bantuan.

"Kalau bahas dari kacamata keilmiahan, bagaimana solusi, kemudian bagaimana ekonomi bangkit."

Ridwan Kamil Ajak Generasi Z Bangun Kembali ke Desa Usai Pandemi Covid-19, Bangun Bisnis Mendunia

"Jadi porsi politik secukupnya, perbanyak kacamata kemanusiaan dan keilmiahan," imbau Emil.

Di sisi lain, Emil mengakui, pandemi Covid-19 menjadi ujian terberat bagi semua orang yang diberikan amanah sebagai pemimpin.

Karena, selama ini belum memiliki pengalaman dalam penanganan wabah tersebut.

Soroti Car Free Day di Jakarta, Achmad Yurianto: Banyak Masyarakat Lupa Physical Distancing Penting

"Jadi pemimpin harus mau belajar, jangan merasa pintar, mau mendengar dan terpenting mau ambil risiko."

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved