Breaking News:

Berita Internasional

Jerman Kaget, Baru Kali Pertama Terjadi Amuk Massa Disertai Penjarahan Toko

Peristiwa macam ini tak pernah terjadi sebelumnya, paling tidak dalam empat dekade terakhir

EPA/scmp.com
Massa merusak dan menjarah toko di Stuttgart, Jerman, Minggu, 21 Juni 2020. Peristiwa macam ini tak pernah terjadi sebelumnya di Jerman 

Wartakotalive, Jakarta - Banyak warga Jerman dibuatkan kaget dengan kejadian amuk massa disertai penjarahan terhadap toko-toko di Kota Stuttgart, pada Minggu malam, 21 Juni 2020.

Peristiwa macam ini tak pernah terjadi sebelumnya, paling tidak dalam empat dekade terakhir.

“Itu adalah kejadian yang tidak bisa dipercaya, yang membuat saya tidak bisa berkata-kata. Selama 46 tahun masa kerja saya di kepolisian, saya tidak pernah mengalami ini,” kata Kepala Kepolisian Stuttgart Frank Lutz, yang dikutip scmp.com, Senin, 22 Juni 2020.

Kejadian bermula dari penangkapan dan pemeriksaan polisi terhadap seorang remaja Jerman berusia 17 tahun yang diduga menggunakan narkoba.

Lantas dalam waktu cepat orang-orang yang sedang bersantai di alun-alun kota terbesar, Schlossplatz, segera berkumpul di sekitar pemuda itu, dan mulai melemparkan batu dan botol ke arah polisi.

Sebagian dari massa itu menggunakan tongkat atau tiang besi untuk menghancurkan jendela kendaraan polisi yang diparkir di daerah tersebut.

Diperkirakan sekitar 500 orang yang turut terlibat dalam bentrokan dengan polisi.

Polisi Stuttgart, Jerman, diterjunkan untuk mengatasi amuk massa
Polisi Stuttgart, Jerman, diterjunkan untuk mengatasi amuk massa (EPA/scmp.com)

Ketika polisi merangsek, massa pecah menjadi kelompok-kelompok kecil.

Mereka mengamuk di sekitar pusat kota, menghancurkan jendela-jendela toko dan menjarah toko-toko di dekat Koenigstrasse, sebuah jalan perbelanjaan utama.

Sebuah toko perhiasan dikuras isinya oleh para penjarah, juga sebuah toko ponsel.

Halaman
12
Penulis: Bambang Putranto
Editor: Bambang Putranto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved