Breaking News:

Info Kementerian

Inilah 10 Besar Provinsi Penghasil Beras, Jawa Tengah Nomor Satu

Kementan melaporkan produksi beras secara nasional hingga akhir 2020 mendatang diperkirakan masih surplus.

Dok. Humas Kementan
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mencoba penggunaan mesin pertanian dalam kunjungan kerjanya beberapa waktu lalu. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Pangan pokok mayoritas penduduk Indonesia adalah beras. Dengan kata lain beras memang bahan pangan yang harus diusahakan supaya selalu tersedia di setiap rumah tangga.

Nah, di tengah kondisi yang sedang melanda dunia, pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) selalu berinovasi dalam mengupayakan agar ketersediaan pangan khususnya beras aman di setiap daerah.

Kementan melaporkan produksi beras secara nasional hingga akhir 2020 mendatang diperkirakan masih surplus.

Perkiraan ketersediaan beras tersebut didasarkan pada produksi dan kebutuhan konsumsi bulanan, serta memperhitungkan stok yang ada.

Namun begitu, tahukah kita provinsi mana saja penghasil beras tertinggi?. Seyogyanya Indonesia sebagai negara agraris, masyarakatnya di luar kepala mengetahuinya.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) memperhatikan penggunaan mesin pertanian dalam kunjungan kerjanya beberapa waktu lalu.
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) memperhatikan penggunaan mesin pertanian dalam kunjungan kerjanya beberapa waktu lalu. (Dok. Humas Kementan)

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Suwandi mengungkapkan data produksi beras 2019 dapat diperoleh dari data yang dirilis BPS.

Metode perhitungan yang digunakan BPS adalah Kerangka Sampling Area (KSA), di mana perolehan angkat produksi berasnya dengan menggunakan konversi 57,3 persen dari produksi padi. 

“Peningkatan produksi di 10 provinsi itu tentu atas sinergi Kementerian Pertanian dan Pemerintah Daerah dengan semua pihak. Kementerian Pertanian telah melakukan berbagai terobosan dalam meningkatkan produksi beras, di antaranya program mekanisasi pertanian, penggunaan benih unggul, pemanfaatan lahan rawa dan di tahun 2020 ini pun Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo tetap mengoptimalkan lahan rawa dan mempercepat masa olah lahan dan tanam,” kata Suwandi dalam pernyataan resminya di Jakarta, Senin (22/6/2020).

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyatakan saat ini Kementan memiliki stategi dalam menyediaan pangan khususnya beras. Dalam peningkatan kapasitas produksi saat ini dilakukan percepatan tanam padi pada Musim Tanam II 2020 seluas 5,6 juta ha, kemudian optimalisasi lahan rawa di Kalimantan Tengah (Kalteng).

“Kita juga melakukan penyediaan input produksi, dan penyediaan sarana dan prasarana produksi dan melakukan perluasan areal tanam baru di wilayah defisit,”terang Mentan.

Kementan melaporkan produksi beras secara nasional hingga akhir 2020 mendatang diperkirakan masih surplus.
Kementan melaporkan produksi beras secara nasional hingga akhir 2020 mendatang diperkirakan masih surplus. (Dok. Humas Kementan)
Halaman
12
Editor: Ichwan Chasani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved