Breaking News:

Virus Corona

Data Pribadi Pasien Covid-19 Diduga Dijual di Internet, PKS: Derajat Kejahatannya Dobel

Sukamta mengatakan, apabila klaim itu benar adanya, maka hal tersebut adalah kejahatan besar dan serius.

faktualnews.co
ILUSTRASI hacker 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PKS Sukamta angkat bicara perihal kabar peretasan sekitar 230 ribu data pasien tes Covid-19 di Indonesia, untuk dijual di dark web.

Sukamta mengatakan, apabila klaim itu benar adanya, maka hal tersebut adalah kejahatan besar dan serius.

Karena, pencurian data yang bocor adalah pasien Covid-19 dan meliputi nama, NIK hingga hasil tes Covid-19 saat pandemi seperti sekarang.

Data Pribadi Pasien Covid-19 Diduga Dijual di Internet, BSSN Turun Tangan

"Derajat kejahatannya dobel."

"Saya berulang kali sudah ingatkan, khususnya pemerintah sejak awal soal ketahanan siber."

"Saat aplikasi Zoom diretas dan data pelanggan Tokopedia serta Bukalapak diduga bocor beberapa waktu lalu."

Ridwan Kamil Ajak Generasi Z Bangun Kembali ke Desa Usai Pandemi Covid-19, Bangun Bisnis Mendunia

"Bahwa saat pandemi seperti ini ketika semua orang fokus kepada Covid-19, ada potensi celah bagi para penjahat untuk meningkatkan aksi kejahatan sibernya," ujarnya, Senin (22/6/2020).

Dia mengatakan, data BSSN mencatat adanya kenaikan serangan siber selama pandemi.

Laporan IBM juga menunjukkan secara global terdapat kenaikan serangan siber hingga 6.000 % dalam tiga bulan terakhir.

Soroti Car Free Day di Jakarta, Achmad Yurianto: Banyak Masyarakat Lupa Physical Distancing Penting

"Makanya kita jangan sampai lengah di situ."

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved