Kabar Artis

Buntut Pembelian Rumah Senilai Rp 2 Miliar, Anya Dwinov Tunggu Putusan Perkara Peninjauan Kembali

Perkara pembelian rumah yang dilakukan presenter Anya Dwinov berbuntut panjang. Perkara itu kini ada di Mahmakah Agung.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Anya Dwinov masih menunggu putusan perkara Peninjauan Kembali yang diajukan Alida Baynizar ke Mahkamah Agung terkait perkara jual-beli rumah di Bekasi, Jawa Barat. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Presenter Anya Dwinov belum dapat mengeksekusi rumah yang sudah dibelinya lantaran masih menanti putusan Mahkamah Agung (MA).

Presenter kondang itu digugat secara perdata oleh Alida Baynizar yang menilainya tidak transparan ketika melakukan transaksi pembelian rumah seharga Rp 2 miliar di kawasan Bekasi, Jawa Barat.

Belakangan muncul kabar, pihak Alida Baynizar mengajukan Peninjauan Kembali (PK) usai Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi yang diajukannya.

Anya Dwinov
Anya Dwinov (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

Perkara kasasi Alida Baynizar bernomor 3475 K/Pdt/2018 itu diketok palu oleh majelis hakim agung pada 18 Desember 2018.

Sebelumnya, majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bekasi menyatakan, gugatan Alida Baynizar dkk tidak dapat diterima.

Putusan majelis hakim di tingkat pertama tersebut dibacakan pada 23 April 2014.

Setelah Memenangkan Perkara Jual Beli Rp 2 Miliar, Anya Dwinov Tinggal Menunggu Eksekusi Lahan

Anya Dwinov Digugat Ahli Waris setelah Membeli sebuah Rumah

Tidak puas dengan putusan PN Bekasi, tergugat mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Jawa Barat di nomor perkara 68/PDT/2018/PT BDG, hingga akhirnya perkara ini berlabuh di Mahkamah Agung.

Di tingkat kasasi, majelis hakim agung yang terdiri dari Zahrul Rabai (ketua), Panji Widagdo dan Ibrahim, menolak permohonan kasasi yang diajukan Alida Baynizar atau Alida Sitawati Moearsono.

Putusan dengan nomor perkara 3475 K/Pdt/2018 itu dibacakan para pemegang palu agung pada 18 Desember 2018.

Anya Dwinov
Anya Dwinov (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

Berdasarkan penelusuran di situs internet PN Bekasi, Alida Baynizar mengajukan upaya Peninjauan Kembali.

Melalui kuasa hukumnya, Aloksen Manik --pengacara yang pernah mengurusi perkara cerai Emma Warokka--, permohonan pengajuan Peninjauan Kembali itu dicatat di PN Bekasi pada 24 Februari 2020.

Upaya hukum luar biasa dari kubu Alida Baynizar telah diketahui Anya Dwinov setelah mendapatkan layangan surat dari PN Bekasi.

Anya Dwinov Lega Pengadilan Tolak Gugatan Kasus Jual Beli Rumah Terhadap Dirinya

Kalah di Pengadilan Negeri Bekasi, Penggugat Anya Dwinov Siap Banding

"Aku menerima surat pemberitahuan PK pada 26 Maret 2020, lalu memasukan kontra memori PK pada 7 April 2020," kata Anya Dwinov berbincang, Minggu (21/6/2020) malam.

Namun Anya Dwinov heran, setelah menelusuri situs internet PN Bekasi.

Sebab penunjukan tanggal, bulan, dan tahun di kolom Tanggal Pemberitahuan Permohonan PK dan Tanggal Penyerahan Memori PK, tidak tercantum.

Penulis: Irwan Wahyu Kintoko
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved