Breaking News:

Novel Baswedan Diteror

Kuasa Hukum Heran Pimpinan KPK Tak Peduli Terdakwa Penyerang Novel Baswedan Dituntut Hukuman Ringan

KPK seharusnya menerapkan obstruction of justice untuk menjerat pihak yang merintangi penyidikan kasus korupsi yang tengah ditangani Novel Baswedan.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan melakukan wawancara khusus dengan Tribunnews di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (19/6/2020). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Saor Siagian, kuasa hukum Novel Baswedan, mengaku heran dengan petinggi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak menyuarakan kepedulian terkait nasib yang dialami kliennya.

Khususnya, mereka tidak menyampaikan protes terkait tuntutan ringan terhadap terdakwa penyerang Novel Baswedan.

"Yang kami heran bahwa KPK tidak pernah peduli, dan bahwa di sisi lain ini bahwa kinerja Novel Baswedan, tetapi KPK tidak pernah peduli dengan ini," kata Saor dalam diskusi daring, Minggu (21/6/2020).

Belum Setuju, Komisi VIII DPR Kaji Legal Standing Pembatalan Pemberangkatan Calon Jemaah Haji

Menurutnya, KPK seharusnya menerapkan obstruction of justice untuk menjerat pihak yang merintangi penyidikan kasus korupsi yang tengah ditangani Novel Baswedan.

Hal itu juga selaras dengan rekomendasi Komnas HAM.

"Oleh karena itu, dengan apa yang dulu disarankan dengan Komnas HAM itu, KPK bisa gunakan itu obstruction of justice, dan saya kira ini kesempatannya," jelasnya.

BREAKING NEWS: PSSI Lanjutkan Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 pada September Atau Oktober 2020

Ia menuturkan, saat ini juga sudah banyak terkait ancaman yang diterima oleh sejumlah petinggi KPK lainnya. Hingga saat ini, pelakunya masih belum tertangkap.

"Saya kira kawan-kawan, Pak Agus (mantan ketua KPK) dan Pak Laode (mantan komisioner KPK) yang juga diserang."

"Saya masih ingat itu bahwa polisi kan berjanji, tapi schedule-nya bahwa tanggal tanggal sekian akan saya tangkap dan saya informasikan siapa pelakunya," paparnya.

 Aparat yang Panggil Warga Pengunggah Lelucon Gus Dur Ditegur, Begini Kisah Humor Tiga Polisi Jujur

Sebelumnya, Ronny Bugis, terdakwa penganiaya penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, dituntut pidana penjara selama 1 tahun.

Dia terbukti melakukan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan luka berat seperti yang diatur dan diancam pidana dalam pasal 353 ayat (2) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, sesuai dakwaan subsider Jaksa Penuntut Umum.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved