Breaking News:

Hasil Rapid Test yang Digelar Polda Metro di GBK, 5 Orang Dinyatakan Reaktif

Sebanyak lima orang dinyatakan reaktif Covid-19 dalam rapid test yang digelar Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya di GBK.

istimewa
Rapid test yang digelar Biddokkes Polda Metro Jaya di Kompleks GBK. 

WARTAKOTALIVE, SEMANGGI - Menyambut HUT ke 74 Bhayangkara, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Metro Jaya menggelar rapid test walk thru di lokasi olahraga Car Free Day (CFD) di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (20/06/20).

Rapid test digelar bekerjasama dengan Pusat Kedokteran dan Kesehatan Mabes Polri, RS Polri Kramatjati, Kesehatan Kodam Jaya, Korlantas Polri, Ditlantas Polda Metro Jaya dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Rapid Test ini diikuti sebanyak 1000 orang.

Kapusdokkes Polri Brigjen Rusdianto mengatakan dari rapid tes yang digelar itu diketahui bahwa 5 orang dinyatakan reaktif Covid-19 dan sisanya negatif.

Berlibur Sekaligus Ikut Rapid Test Massal Secara Drive Thru di Taman Wisata Matahari Puncak

"Rapid tes tadi, yang ikut tes 600 orang. Hasilnya reaktif 5 orang. Untuk yang 5 orang ini, sudah dibawa ke RS Polri Sukanto, Kramatjati, untuk di swab dan pemeriksaan PCR, guna memastikan apakah terpapar Covid-19 atau tudak," kata Rusdianto, Minggu.

Untuk hasil swab dan PCR kepada 5 orang itu, kata Rusdianto akan disampaikan ke mereka lewat sambungan telepon.

"Mereka akab ditangani sesuai hasilnya. Yang positif akan diisolasi mandiri dengan diberi edukasi," kata dia.

Dokter Reisa Sebut Menjalani Rapid Test Tidak Sama dengan Karantina, Ini Tujuan Rapid Test

Ia menjelaskan rapid tes gratis ini dilakukan ke masyarakat hanya dengan menunjukkan KTP saja saat mendaftar.

"Dan hasilnya dalam waktu 10 menit dapat diketahui apakah reaktif atau tidak. Selanjutnya surat keterangan hasil rapid test ini juga dapat digunakan sebagai syarat perjalanan ke luar kota atau bagi masyarakat yang naik pesawat terbang untuk berlaku selama 3 hari," kata Rusdianto.

Kabiddokkes Polda Metro Jaya Kombes Umar Shahab menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan rapid test walk thru ini menargetkan diikuti sebanyak 1000 orang.

"Dan apabila ditemukan hasil test rapid reaktif maka akan dilakukan test swab untuk memastikannya. Bila hasil swab juga positif, maka akan dilakukan isolasi mandiri dan edukasi," ujarnya.

Badan Intelijen Negara Gelar Rapid Test di Surabaya Selama 22 Hari Temukan 1.702 Positif Covid-19 

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved