Breaking News:

Dinyatakan Reaktif, 69 Wisatawan Asal Jakarta yang Berakhir Pekan ke Puncak Langsung Jalani Tes Swab

para wisatawan yang reaktif ini didata kemudian disuruh pulang ke rumah masing-masing serta dikoordinasikan dengan Gugus Tugas daerah tempat mereka

Penulis: Dedy
Editor: Dedy
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Rapid tes massal di Gunung Mas, Cisarua, Kabupaten Bogor, Sabtu (20/6/2020). Pengendara dari luar Bogor jadi sasaran Rapid test 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR --- Sebanyak 69 wisatawan rata-rata asal Jakarta yang berlibur ke kawasan Puncak Bogor dinyatakan reaktif Covid-19.

Mereka yang reaktif kemudian langsung menjalani swab tes di lokasi tes massal untuk memastikan positif atau tidaknya terhadap virus corona.

Sebagai tindak lanjut, para wisatawan yang reaktif ini didata kemudian disuruh pulang ke rumah masing-masing serta dikoordinasikan dengan Gugus Tugas daerah tempat mereka berasal.

Puluhan wisatawan asal Jakarta itu terjaring setelah tim gabungan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Bogor menggelar tes rapid dan swab massal pada Sabtu (20/6) dan Minggu (21/6/2020).

Tes Covid-19 massal ini dilakukan di sejumlah titik keramaian di Jalan Raya Puncak seperti di titik Segar Alam, Masjid Attaawun, Gunung Mas, Simpang Danamon dan Taman Wisata Matahari (TWM).

Pada tes massal Sabtu (20/6), ada 32 wisatawan yang dinyatakan positif reaktif Covid-19 setelah menjalani tes rapid.

“Sebanyak 32 orang itu data terakhir, mereka wisatawan,” kata Koordinator Sub-Divisi Deteksi Dini dan Pelacakan Kontak Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Minggu (21/6/2020) sore.

Kemudian pada tes Covid-19 massal keesokan harinya, Minggu (21/6), tim Gugus Tugas mendapati 37 orang wisatawan reaktif Covid.

Sehingga di akhir pekan ini terhitung ada 69 wisatawan di Puncak Bogor yang kedapatan reaktif Covid.

Lantaran reaktif, maka para wisatawan itu harus menjalani tes swab.

Dedi mengatakan, tes Covid massal yang dilakukan ini memang di khususkan untuk wisatawan yang berlibur ke Puncak sehingga dilakukan di akhir pekan.

Namun mayoritas dari mereka merupakan wisatawan asal Jakarta.

“Mereka rata-rata asal Ja­karta,” ungkap Dedi Mul­yadi.

Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved