Breaking News:

Kasus Novel Baswedan

5 Sikap Novel Baswedan di Kasus Penyiraman Air Keras, Beberapa Sangat Profesional

5 Sikap Novel Baswedan di Kasus Penyiraman Air Keras. Beberapa sangat profesional. Simak selengkapnya di dalam berita ini.

TRIBUNNEWS/IGMAN IBRAHIM
Novel Baswedan di depan rumahnya di Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara. 

Apakah saya bisa banding? Tidak bisa. Apakah saya bisa protes melalui
mekanisme formal? Tidak bisa. Saya hanya bisa diam.

5. Protes Terbuka

Tanya: Apakah Anda ada rencana mengirim surat kepada Jaksa Agung atau Presiden Joko Widodo terkait proses hukum yang janggal ini?

 KM Puspita Jaya Tenggelam, 6 Nelayan Diselamatkan Kapal Pesiar MV Eurodam

Jawab: Kalaupun saya melakukannya, apa faedahnya? Bukankah terjadinya kejanggalan yang vulgar dan terang-terangan itu selau kami sampaikan melalui protes terbuka.

Harapan kami, negara mengetahui. Negara kan aparaturnya banyak, dipimpin oleh presiden tentunya.

Terkait dengan diri saya, bukankah saya sudah memaafkan, bukankah saya sudah menerima apapun yang terjadi dengan diri saya.

Namun penegakkan hukum yang berantakan dan porak poranda itu tidak boleh dibiarkan.

Mengapa? Kepentingan negara untuk membangun masyarakat, membangun negara, yang paling mendasar adalah membangun penegakkan hukum.

Saya ingin mengingatkan kembali, dalam rangka pemberantasan korupsi, KPK sudah sering sekali diserang. Saya beberapa kali diserang. Pegawai KPK selain saya juga diserang.

Bahkan pimpinan KPK periode lalu juga diserang. Semuanya tidak ada yang diungkap. Pertanyaannya kan sederhana, tidak diungkap itu mengapa? (dennis destriyawan)

 Hokiku_food: Hadirkan Menu Khas Bukittinggi Hingga Es Cendol Kopi Lewat Layanan Online

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Wawancara Eksklusif Novel Baswedan: Saya Yakin Pelaku Sebenarnya Sedang Gemetaran.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved