Berita Tangerang

PLN Banten Gelontorkan Rp. 200 Juta untuk Program Domba Listrik di Tangerang

PLN Banten melalui CSR memberikan bantuan berupa pemberdayaan kepada masyarakat untuk usaha berkelanjutan yang dimulai dengan peternakan domba

Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
PLN Gelontorkan Rp 200 juta untuk Program Domba Listrik di Tangerang 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Andika Panduwinata 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - PLN Banten melalui CSR memberikan bantuan berupa pemberdayaan kepada masyarakat untuk usaha berkelanjutan yang dimulai dengan peternakan domba.

Hal ini dijelaskan langsung oleh Eman selaku Manager Komunikasi PLN Banten.

"Domba Listrik atau Dolis adalah nama dari program pemberdayaan tersebut," ujar Eman, Jumat (19/6/2020).

Bantuan diberikan kepada masyarakat di empat lokasi.

Di antaranya Desa Dangdeur Kecamatan Jayanti, Desa Pasir Ampo Kecamatan Kresek, Desa Tamiang Kecamatan Gunung Kaler dan Desa Lembangsari Kecamatan Rajeg. 

"Semua ada di wilayah Kabupaten Tangerang. Bantuan senilai Rp 200 juta dalam bentuk kandang dan 20 domba setiap kandangnya," ucapnya.

Peresmian program dilaksanakan di Desa Pasir Ampo.

Acara ini dihadiri oleh Manager Komunikasi PLN UID Banten, Asman CSR PLN UID Banten, Perwakilan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bidang peternakan Kabupaten Tangerang, Perwakilan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kaliasin.

"Program Dolis adalah program perdana, harapan kami bantuan ini bisa berkembang dengan baik dan bisa ditularkan ke masyarakat yang lebih luas lagi," kata Eman.

"Kita berusaha untuk menjadi orang-orang yang banyak memberi manfaat.

"Dombanya bisa berkembang biak dan bisa sebagian dibagikan untuk masyarakat sekitarnya lagi," sambungnya.

Menurutnya bisnis pokok PLN adalah menjual listrik, oleh karena itu program-program CSR bisa menjangkau lebih banyak masyarakat.

Jika para pelanggan membayar rekening listrik diawal waktu agar keuntungan bisa dibagikan lagi ke masyarakat.

"Semoga program ini bisa sukses dan berkembang dengan pesat, sehingga masyarakat penerima manfaat bisa menjadi lebih banyak lagi," ungkap Eman. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved