Tinjau Pasar Kecapi Jatiwarna, Tri Adhianto Tegur Pedagang yang Tak Pakai Masker

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegur pedagang Pasar Kecapi yang kedapatan tak memakai masker.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota/Muhammad Azzam
Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menyambangi Pasar Kecapi Jatiwarna, Kecamatan Pondok Melati, pada Kamis, (18/6/20). (Humas Pemkot Bekasi) 

WARTAKOTA, BEKASI--- Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengunjungi Pasar Kecapi Jatiwarna, Kecamatan Pondok Melati, pada Kamis, (18/6/20).

Saat mengunjungi pasar tersebut, Tri menemukan pedagang yang tidak memakai masker.

Tri langsung mengingatkan agar pedagang itu memakai maskernya.

Check Point PSBB di Bekasi Sudah Dihentikan, Warga Diimbau Tetap Pakai Masker dan Rajin Cuci Tangan

"Masker merupakan hal yang sangat penting disaat situasi seperti ini, dikarenakannya penyebaran virus Covid-19 masih ada," kata Tri.

Tri meminta agar para pedagang pasar wajib memakai masker saat berjualan. Pembeli juga diminta untuk pakai masker dan rajin cuci tangan.

“Walaupun di Kota Bekasi sudah berkurangnya penyebaran virus, tetapi kita tidak hentinya untuk selalu menggunakan masker disaat berpergian ke luar rumah," jelas Tri.

Tri menerangkan di masa adaptasi new normal ini untuk saling mengingatkan antar sesama dalam menjalankan protokoler kesehatan seperti pakai masker.

Tak Pakai Masker Saat Berkunjung ke Trans Studio Mal Cibubur Depok bisa Kena Denda Rp 250 Ribu

Tiap kios pedagang juga wajib menyediakan hand sanitaizer agar selalu menjaga kebersihan tangan.

"Kita tidak akan henti-hentinya dalam menyampaikan dan mengingatkan untuk menerapkan hidup bersih, pakai masker, menjaga jarak agar kita dapat melawan wabah penyakit yang kita alami saat ini," ungkapnya.

Dalam kunjungannya, Tri meminta pengelola pasar, pejabat kelurahan, kecamatan agar terus memantau kegiatan di pasar maupun tempat kegiatan ekonomi untuk memastikan semuanya menjalankan protokol kesehatan.

Anggota DPRD Jabar Akui Sopirnya Tempeleng Karyawan Hotel di Puncak dan Minta Maaf

"Cek Poin sudah ditarik, sekarang pengawasannya lebih ke tingkat RT RW, kelurahan, kecamatan dan lokasi-lokasi aktivitas ekonomi," tandasnya. (MAZ)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved