Kabar Bekasi

Cairan Hand Sanitizer Dipakai Main Masak-masakan, Bocah di Muara Gembong Bekasi Alami Luka Bakar

Bocah berusia empat tahun, warga Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasil, mengalami luka bakar, Kamis (18/6/2020).

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Intan Ungaling Dian
Dok Humas Polsek Muara Gembong
Bocah warga Desa Pantaimekar, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, mengalami luka bakar karena tersambar api setelah bermain cairan hand sanitizer. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Bocah berusia empat tahun, warga Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasil, mengalami luka bakar, Kamis (18/6/2020).

Dia tersambar api setelah bermain  cairan hand sanitizer.

Saat itu, bocah tersebut sedang melintas di dekat anak-anak yang tengah bermain masak-masakan dan menyalakan api , serta menggunakan hand sanitizer.

Kapolsek Muara Gembong AKP Syaiful Anwar menjelaskan, peristiwa itu terjadi  Kamis siang.

Bukan Cuma di Rumah Ibadah, Konsultan Hukum Ini Cabuli Bocah di Mobil Pribadi dan Rumah Korbannya

Viral, Orangtua Meninggal Dunia akibat Virus Corona, Lima Bocah Minta Diadopsi, Ini Fakta Sebenarnya

Menurut dia, ketika itu anak-anak sedang bermain masak-masakan yang apinya dari cairan hand sanitizer.

Korban yang sedang melintas langsung tersambar api hingga tubuh terbakar.

"Api langsung menyambar baju dan celana, korban langsung berteriak meminta tolong," kata Saiful, Kamis (18/6/2020).

Warga segara datang dan langsung memadamkan api yang membakar baju dan celana korban.

Namun, akibat pakaian yang terbakar,  setengah bagian tubuh korban mengalami luka bakar.

Panjat Apartemen Tolong Bocah 4 Tahun, Presiden Langsung Jadikan Pria Ini Petugas Damkar

Keluar Rumah Pertama Kali, Kalung Bocah Perempuan di Jagakarsa Djambret

Korban langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk diobati dan saat ini korban sudah diperbolehkan pulang untuk rawat jalan.

"Luka bakarnya itu dari bagian pinggang sampai kaki, beruntung cepat dipadamkan apinya dan langsung dilakukan perawatan," katanya.

Saiful mengatakan, kejadian itu  menjadi pelajaran berharga bagi  masyarakat, khususnya para orang tua.

Orang tua, kata Saiful,  harus lebih berperan dalam mengawasi anak-anaknya agar tidak melakukan sesuatu yang berbahaya.

"Peran orang tua penting, masyarakat juga ingatkan tegur jika anak-anak lakukan kegiatan bahaya. Semoga hal ini tidak terjadi lagi," kata  Saiful. 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved