Wiranto Diserang

Abu Rara Penikam Wiranto Dituntut 16 Tahun Penjara, Istrinya 12 Tahun, Besok Divonis

Jaksa Penuntut Umum menuntut Syahrial Alamsyah alias Abu Rara, terdakwa penusuk mantan Menkopolhukam Wiranto dengan pidana penjara 16 tahun.

Penulis: | Editor: Yaspen Martinus
Istimewa
Penikam Wiranto, Syahril Amansyah alias Abu Rara, dan Fitri Andriana alias Fitria Diana 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum menuntut Syahrial Alamsyah alias Abu Rara, terdakwa penusuk mantan Menkopolhukam Wiranto dengan pidana penjara 16 tahun.

Sidang pembacaan tuntutan digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat, Kamis (11/6/2020).

Tiga terdakwa yang dituntut pada perkara ini adalah Syahrial Alamsyah alias Abu Rara, Fitri Diana alias Fitri Adriana, dan Samsudin alias Abu Basilah.

Moeldoko: Masyarakat Mulai Tidak Waspada, di Pasar Seolah-olah Tidak Ada Lagi Covid-19

"Terdakwa Syahrial Alamsyah alias Abu Rara dipidana penjara selama 16 tahun."

"Terdakwa Fitri Diana alias Fitri Adriana selama 12 tahun."

"Terdakwa Samsudin alias Abu Basilah selama 7 tahun." kata Juru bicara PN Jakarta Barat Eko Aryanto, Selasa (16/6/2020).

Rakyat Masih Bisa Makan, Moeldoko Tepis Komentar Pemerintah Tak Punya Strategi Jitu Tangani Covid-19

Setelah pembacaan tuntutan, rencananya, pada Kamis 18 Juni 2020, akan digelar sidang pembacaan nota pembelaan alias pleidoi. Lalu, dilanjutkan pembacaan putusan.

"Sidang selanjutnya Hari Kamis 18 Juni 2020 dengan acara pleidoi (pembelaan) dari penasihat hukum para terdakwa, dilanjutkan dengan pembacaan putusan," tambahnya.

Syahril Alamsyah (51) alias Abu Rara, penikam Wiranto, didakwa melakukan tindak pidana terorisme.

Pemerintah Alihfungsikan Laboratorium Flu Burung Jadi Tempat Pengembangan Vaksin Covid-19

Selain Syahril, Fitria Diana alias Pipit, istrinya, juga dijerat tindak pidana tersebut.

"Perbuatan terdakwa tersebut sebagaimana diatur dan diancam pidana menurut Pasal 15 juncto Pasal 6 juncto Pasal 16 A Undang-undang Nomor 5 Tahun 2018."

 Tiga Kotak Amal Masjid di Pangkalan Jati Jakarta Timur Dibobol Saat Salat Berjemaah Ditiadakan

"Tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2002."

"Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi Undang-undang," ujar JPU Herry Wiyanto, saat membacakan dakwaan, Kamis (9/4/2020).

Di surat dakwaan itu, JPU mengungkapkan, pasangan suami istri itu mengetahui mantan Menkopolhukam Wiranto akan berkunjung ke wilayah Menes, Pandeglang, Banten, Kamis 10 Oktober 2019.

 Wali Kota Bekasi: PSBB Butuh Sanksi Hukum

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved