Minggu, 12 April 2026

Berita Internasional

Bentrok Militer India-China di Perbatasan, 3 Tentara India Tewas

Dua negara bertetangga yang sama-sama punya senjata nuklir itu berbagi perbatasan yang sebagian besar tanpa penanda sepanjang 3.488 km.

Penulis: |
khaleejtimes.com
Seorang tentara India berjaga di perbatasan dengan China di wilayah pegunungan 

Wartakotalive, Jakarta - Tiga tentara India tewas dalam kontak senjata dengan tentara China di perbatasan kedua negara, setelah selama beberapa pekan terakhir ketegangan antarkedua negara meningkat, gara-gara sengketa perbatasan.

“Selama proses de-eskalasi sedang berlangsung di Lembah Galwan, sebuah pertempuran sengit terjadi kemarin malam yang menimbulkan korban jiwa. Di pihak India seorang perwira dan dua prajurit. Pejabat tinggi militer kedua belah pihak saat ini bertemu di tempat tersebut untuk meredakan situasi,” begitu bunyi pernyataan militer India, Selasa, 16 Juni 2020, yang dikutip scmp.dom.

Insiden itu, menurut versi juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian, terjadi karena pasukan India melintasi garis perbatasan sebanyak dua kali pada hari Senin.

"Mereka memprovokasi dan menyerang personel Tiongkok, mengakibatkan konfrontasi fisik yang serius antara pasukan perbatasan di kedua sisi," kata Zhao.

Ia tidak menyebut berapa korban di pihaknya.

Dua negara bertetangga yang sama-sama punya senjata nuklir itu berbagi perbatasan yang sebagian besar tanpa penanda sepanjang 3.488 km.

Sebagian dari perbatasan kedua negara itu berada di daerah pegunungan tinggi, yang selalu bersalju.

Di kedua sisi perbatasan masing-masing sudah menyiap peralatan tempur dan pasukan, yang bersiaga penuh.

Bentrokan bersenjata sudah beberapa kali di daerah yang disengketakan.

Kedua negara tersebut telah memang sudah berupaya untuk mengurangi ketegangan, melalui pembicaraan tingkat tinggi militer sejak enam pekan lalu.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying pekan lalu mengatakan Beijing telah mencapai "konsensus positif" dengan New Delhi untuk menyelesaikan situasi.

Sementara India pada hari Minggu mengatakan kedua negara telah sepakat untuk "menyelesaikan masalah" secara damai.

Tiongkok telah berupaya membangun hubungan yang stabil dengan India sejak pertikaian tahun 2017 di Doklam, tempat pasukan berhadapan selama 73 hari di perbatasan segitiga antara China, India dan Bhutan.

Presiden Cina Xi Jinping dan Perdana Menteri India Narendra Modi telah bertemu untuk dua KTT informal - di Wuhan pada tahun 2018, dan tahun lalu di kota pantai Mamallapuram.

Kedua pemimpin itu berjanji untuk tidak membiarkan perbedaan dalam perdagangan dan kebijakan luar negeri berubah menjadi perselisihan.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved