Breaking News:

PSBB Transisi Jakarta

Anies Baswedan Sebut Masyarakat Miliki Kebiasaan Baru Akibat Covid-19

“Tidak salaman gitu dan ada sesuatu yang rasanya tidak tuntas di situ. Tapi inilah konsekuensi dari kebiasaan baru,” ungkap Anies.

Dok PPID DKI Jakarta
Hari Ini, Senin (15/6/2020), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Bogor. Ditemani Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Wali Kota Bogor Bima Arya, Kepala BPTJ Polana Pramesti dan Direktur Utama PT KCI Wiwik Widayanti, Anies memantau pengerahan 50 bus sekolah gratis untuk mengangkut penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line, dari Stasiun Bogor menuju ibu kota DKI Jakarta. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan masyarakat kini memiliki kebiasaan baru akibat wabah Covid-19.

Salah satu contohnya ketika berinteraksi, masyarakat tidak lagi berjabat tangan sebagai bentuk hubungan yang baik antar pribadi.

“Hadirin semua juga memakai masker, lalu duduknya berjarak. Sekarang kita ini punya kebiasaan baru. Sekarang ketemu nggak salaman dan itu aneh sekali rasanya,” kata Anies di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan pada Selasa (16/6/2020) petang.

Nadiem Izinkan Sekolah Buka Kembali, Namun Harus Penuhi Empat Syarat Ketat ini

 Tiba-Tiba Novel Baswedan Minta Dua Terdakwa Kasusnya, Dibebaskan, Kenapa?

 Disebut Curi Resep I Am Geprek Bensu, ini Penjelasan Jordi Onsu

 Ditanya UAS Terkait Kasus Novel Baswedan, ini Jawaban Hotman Paris

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI ini menyebut, hal itu sangat begitu aneh terutama bagi orang yang sudah lama tidak berjumpa.

Kata dia, suasana itu seperti ada yang mengganjal di benaknya.

“Tidak salaman gitu dan ada sesuatu yang rasanya tidak tuntas di situ. Tapi inilah konsekuensi dari kebiasaan baru,” ungkap Anies.

Meski demikian, kata Anies, hal ini perlu dilakukan masyarakat untuk menghindari risiko penularan Covid-19.

Apalagi penularan Covid-19 terjadi melalui interaksi antar pribadi masyarakat.

“Kita berharap semuanya disiplin. Karena kedisiplinan itu melindungi semua,” imbuhnya.

Kata dia, protokol pencegahan Covid-19 seperti memakai masker, berjaga jarak dan aktivitas masyarakat dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas juga berlaku di seluruh sektor.

Termasuk kegiatan ekonomi di mal yang mulai dibuka sejak Senin (15/6/2020) lalu.

 Penumpang Membludak, BPTJ Turunkan Bus Bantuan di Stasiun Kereta, ini Jadwal dan Lokasinya

 Viral Foto dr Tirta ke Resto dan Bar, Begini Penjelasan Holywings Indonesia

 Cerita AHY, Pramono Edhie Minta Maaf Sebelum Meninggal dan Bermimpi Bertemu dengan Ani Yudhoyono

 Besok 15 Juni, Ditlantas PMJ Kembali Buka Pelayanan Delapan Gerai SIM, ini Lokasi dan Jadwalnya

“Kami minta kepada APPBI (Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia), terus pertahankan supaya semuanya tertib seperti ini. Mudah-mudahan Jakarta bisa jadi contoh untuk tempat-tempat lain di seluruh Indonesia karena di sini yang paling tegas,” ungkapnya.

“Tadi saya masuk ke mal tempat ini dan harus scan dengan QR Code, transaksi juga serba cashless (non-tunai) sehingga harapannya ini memunculkan satu kebiasaan baru,” tambahnya. (faf)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved