Kisah Inspiratif

Wati Badriah Nikmati Hasil dari Khasiat Bir Pletok

Bermodal awal Rp 500.000, Wati mencoba meraih peruntungan dengan memproduksi bir pletok di rumahnya di Jalan Flamboyan, Mustika Jaya, Kota Bekasi

Penulis: Ign Agung Nugroho | Editor: Ichwan Chasani
Dok. Pribadi
Wati Badriah, pemilik usaha bir pletok dengan label 'Birpletok Mak Wati'. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI — Bir pletok merupakan salah satu minuman khas Betawi yang diyakini memiliki beragam manfaat bagi kesehatan. 

Meski menyandang kata 'bir', bir pletok tidak mengandung alkohol.

Minuman tradisional ini, dibuat dari bahan rempah-rempah yang berkhasiat, antara lain, jahe, sereh, kapulaga, cengkeh, biji pala, lada, kayu manis, daun pandan, gula, hingga kulit kayu secang. Kulit kayu secang inilah yang membuat bir pletok berwarna merah. 

‎Nah, bir pletok merupakan salah satu peluang bisnis yang tidak sedikit dilirik warga Betawi. 

Saat ini, pasar minuman khas Betawi ini, tak hanya sekadar lokalan Jabodetabek saja, ‎peminatnya pun hingga luar pulau Jawa, bahkan mancanegara. 

Salah pelaku usaha kecil menengah (UKM),  yang melirik ceruk pasar bir pletok, adalah Wati Badriah. 

Birpletok Mak Wati
Birpletok Mak Wati (Dok. Pribadi)

Perempuan kelahiran Jakarta, 18 November 1957‎ ini, sudah 10 tahun berkecimpung memproduksi bir pletok, dengan label,  'Birpletok Mak Wati'. 

Ibu empat anak ini menuturkan, niatnya tertarik menggeluti usaha bir pletok, awalnya untuk membantu menambah penghasilan suaminya yang bekerja sebagai wiraswasta. 

"Awalnya buat cari tambahan penghasilan. Kebetulan ‎cara buat bir pletok ini saya bisa, ya udah saya niatin. Sekalian ini melestarikan kuliner tempo dulu," kata Wati kepada Warta Kota, Sabtu (13/6/2020).

Ratusan Peserta Jak Preneur Sudin PPKUKM Jakarta Utara Ikuti Pelatihan Kewirausahaan

Dengan modal awal Rp 500. 000, Wati pun mencoba meraih peruntungan dengan memproduksi bir pletok di rumahnya di kawasan Jalan Flamboyan, Mustika Jaya, Bekasi, Jawa Barat. 

Untuk strategi pemasarannya, awalnya Wati mengaku dari mulut ke mulut alias relasi teman ke teman, hingga mengikuti event seperti bazar. 

"Dari situ saya banyak ketemu sesama pelaku usaha. Sampai akhir saya bisa ikut pelatihan UKM  dari Pemda kota Bekasi‎. Sampai akhirnya dapat bantuan untuk mengurus ijin usaha," kata Wati. 

Birpletok Mak Wati
Birpletok Mak Wati (Dok. Pribadi)

Saat usaha bir pletoknya, telah mengantongi perizinan mulai dari surat izin usaha perdagangan (SIUP), tanda daftar perusahaan (TDP), produk industri rumah tangga (PIRT), hingga halal MUI.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved