Breaking News:

PSBB Kota Tangerang

Masih Ada 24 RW Zona Merah di Kota Tangerang, Ini yang Akan Dilakukan Dinas Kesehatan Tangerang

Pemerintah Kota Tangerang akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Lokal Rukun Warga (PSBL-RW).

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Wito Karyono
ISTIMEWA
Ilustrasi cek suhu Pekerja di Kota Tangerang. Perkembangan virus corona di Kota Tangerang diakui cukup pesat. Meski demikian Kini tinggal 24 RW zona merah 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG -- Pemerintah Kota Tangerang akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Lokal Rukun Warga (PSBL-RW).

Penerapan PSBL tersebut rencananya alan dilaksanakan di 24 RW yang masuk zona merah atau berisiko tinggi kasus Covid-19.

Dari 1.014 total jumlah RW di Kota Tangerang ada 24 RW masuk zona merah. Sebanyak 62 RW Zona Kuning dan sisanya masuk zona hijau.

Dinas Kominfo Siapkan 4 Server untuk Antisipasi Gangguan Jaringan saat PPDB Online Kota Tangerang

Jumlah Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Terus Meningkat. Total 409 Kasus pada Rabu (10/6/2020)

"Ada penurunan signifikan jumlah RW dengan kasus positif Virus Corona, karena sebelumnya ada 250 RW, berkat usaha kita bersama sekarang tinggal 86 RW yang masih terdapat kasus konfirm positif Virus Corona," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Liza Puspadewi, Minggu (14/6/2020).

"Dengan rincian 62 RW masuk zona kuning dan 24 RW zona merah dan 164 RW telah masuk zona hijau," sambungnya.

Klasifikasi tersebut, lanjut Liza, didasarkan pada jumlah kasus konfirm positif Virus Corona di setiap RW berdasarkan tracing yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan.

Makin Terebukti, Aktor dan Sutradara Jerry Lawalata Konsumsi dan Simpan Sabu di Apartemennya

"Misal bila di suatu RW ada dua kasus positif Corona maka RW tersebut masuk Zona Merah, kalau ditemukan ada satu kasus positif Corona berarti masuk Zona Kuning. Dan kalau tidak ditemukan kasus positif Corona berarti masuk Zona Hijau," ucapnya.

"Kalau misalkan di suatu wilayah RW pernah ada satu kasus positif virus Corona tapi sekarang sudah sembuh, maka wilayah tersebut masuk Zona Hijau meskipun pernah ada orang yang konfirm positif," kata Liza.

Terkait akan dilaksanakannya PSBL, menurut pejabat yang juga pernah menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup, pihaknya akan melakukan deteksi kasus secara masif ke wilayah yang menjadi lokasi PSBL RW.

Wali Kota Depok Tegaskan Pertemuan Berskala Besar Masih Dilarang Selama PSBB Proporsional

"Kita lakukan pemeriksaan diagnostic dengan Rapid Test atau PCR, termasuk kita juga sediakan layanan kesehatan pada tempat isolasi mandiri yang ditetapkan oleh pemerintah daerah," ungkapnya.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved