Breaking News:

Beberkan Isi Perbincangannya dengan Jokowi, Adian Napitupulu: Presiden Tidak Marah

Adian Napitupulu menjelaskan isi perbincangannya dengan Presiden Jokowi, saat dipanggil ke Istana Negara Jakarta pada Jumat (12/6/2020) lalu.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/GITA IRAWAN
Adian Napitupulu seusai diskusi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (19/1/2020). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Politikus PDIP Adian Napitupulu menjelaskan isi perbincangannya dengan Presiden Jokowi, saat dipanggil ke Istana Negara Jakarta pada Jumat (12/6/2020) lalu.

Lewat keterangan tertulis yang diterima Wartakotalive, Minggu (14/6/2020), Sekjen Perhimpunan Nasional Aktivis 98 (PENA 98) itu mengaku ada 5 atau 6 materi pembicaraannya dengan Presiden, khususnya terkait BUMN.

Berikut ini isi lengkap penjelasan Adian Napitupulu soal perbincangannya dengan Jokowi:

Jokowi Panggil Adian Napitupulu ke Istana, karena Kerap Kritik Menteri BUMN Erick Thohir?

Selamatkan Garuda dengan PMN Atau Investasi Pemerintah, Bukan Pinjaman yang Tidak Ada Dasar Hukum

Setelah pertemuan dengan Presiden kemarin, banyak sekali pendapat, pandangan komentar yang muncul.

Ada yang positif, ada yang negatif.

Selama semua pro kontra itu berbasis data dan argumentasi logis, lebih bagus lagi jika pro kontra itu punya muatan ilmiah, dengan demikian Demokrasi sungguh menjadi sangat indah.

Tetapi Demokrasi akan kehilangan keindahannya jika pro kontra lahir dari dukungan berlebihan yang irasional maupun kebencian.

Ini salah satu dari sekitar 5 atau 6 materi pembicaraan saya dengan Presiden, khususnya terkait dengan BUMN.

Setelah ngobrol tentang kondisi terkini, situasi Nasional, Corona, Pertanahan, PHK di BUMN (Garuda, Aerofood dan INKA).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved