Breaking News:

Virus Corona

Perkembangan Baru Penelitian Anti Virus Corona yang dilakukan Unair, BIN dan Gugus Tugas Nasional

Berikut Perkembangan Terkini Penelitian Regimen Kombinasi Obat dan Stem Cell Efektif untuk Pengobatan COVID-19 Berbasis Isolat Virus Indonesia

Editor: Dwi Rizki
EPA-EFE / XIONG QI / XINHUA
Para peneliti memutuskan obat virus corona tersebut bernama Chloroquine Phosphate atau obat antimalaria. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Hingga kini penularan virus SARS-CoV-2 masih terus terjadi.

Upaya pencegahan dan pengobatan COVID-19 diupayakan dengan berbagai pendekatan, salah satunya lewat penelitian anti virus corona.

Peneliti Universitas Airlangga (Unair) Dokter Purwati bersama Badan Intelijen Negara dan Gugus Tugas Nasional terus melakukan penelitian untuk memutakhirkan resep penyembuhan COVID-19.

Pihaknya melakukan penelitian terkait dengan regimen kombinasi obat dan juga jenis stem cell yang efektif.

Regiman merupakan komposisi jenis dan jumlah obat serta frekuensi pemberian obat sebagai upaya terapi pengobatan.

Titik tolak penelitiannya berdasarkan prinsip penyakit infeksi, yakni adanya konsep tiga sisi yang terdiri host, lingkungan dan agen.

"Jadi manusia itu sendiri, virus itu sendiri, serta faktor lingkungan yang apabila dibuat sesuatu hal yang sedemikian rupa sehingga mendukung pertumbuhan virus tersebut," ujarDokter dalam siaran tertulis pada Jumat (12/6).

Upaya pengobatan yang didukung Gugus Tugas Nasional dalam percepatan penanganan COVID-19 merupakan rangkaian upaya dari pengujian dan pelacakan.

Pengobatan yang dilakukan bersifat medis dan nonmedis.

Menurut perempuan bergelar doktor ini, pihaknya dan BIN terus meneliti dan menggunakan regimen untuk pengobatan medis.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved