Breaking News:

Berita Internasional

Berpotensi Jadi Sasaran Protes Antirasisme, Patung Pendiri Pramuka Baden-Powell Akan Diturunkan

Patung pelopor Robert Baden-Powell akan diturunkan setelah gelombang protes antirasisme yang dipicu oleh kematian George Floyd di AS meluas di Inggris

Editor: Fred Mahatma TIS
via ccn.com
Patung pelopor dan pendiri gerakan Pramuka, Robert Baden-Powell, akan 'diselamatkan' pihak berwenang Kota Poole di Inggris selatan agar terhindar dari sasaran protes antirasisme. 

Patung Robert Baden-Powell berada di dermaga memandang ke arah pulau Brownsea, di mana dia memulai gerakan kepanduan pada 1907.

WARTAKOTALIVE.COM, POOLE - Patung pelopor dan pendiri gerakan Pramuka, Robert Baden-Powell, dikabarkan akan diturunkan oleh pihak berwenang Kota Poole di Inggris selatan.

Hal itu lantaran dianggap berpotensi menjadi sasaran protes antirasisme.

Dewan Kota Poole di Inggris selatan akan menurunkan patung pelopor Robert Baden-Powell setelah gelombang protes antirasisme yang dipicu oleh kematian George Floyd di AS meluas di Inggris.

BREAKING NEWS: Patung Penemu Benua Amerika Christopher Columbus di Minnesota Dirobohkan

Demonstrasi yang melanda Amerika Serikat dan Eropa setelah kematian George Floyd di Minneapolis, telah memicu kembali perdebatan tentang monumen tokoh-tokoh dari masa imperialisme Inggris.

Dewan Kota Poole mengatakan pada Kamis (11/6/2020), patung Robert Baden-Powell akan dipindahkan dari lokasinya saat ini di dermaga di tepi laut.

Warga Kulit Putih Cuci Kaki Pendeta Kulit Hitam, Ikut Berlutut Uskup Ini Ditelepon Paus Fransiskus

Sejarah, Donald Trump Tunjuk Jenderal Charles Brown jadi KSAU Pertama dari Kulit Hitam

Pendukung Hitler dan berpandangan rasis

"Sementara terkenal sebagai pelopor Pramuka, kami juga mengakui bahwa ada beberapa aspek kehidupan Robert Baden-Powell yang dianggap kurang layak untuk diperingati," kata ketua Dewan Kota Poole, Vikki Slade.

Saat ini patung Robert Baden-Powell berada di dermaga memandang ke arah pulau Brownsea, di mana dia memulai gerakan kepanduan pada 1907.

Sampai 2007, Baden-Powell masih dianggap sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh di Inggris di abad 20.

Namun para kritikus mengatakan dia memiliki pandangan rasis dan merupakan salah satu pendukung Adolf Hitler dan fasisme.

Ditinjau kembali

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved