Breaking News:

Virus Corona

Survei Visa, 62 Persen Masyarakat Indonesia Lebih Suka Pembayaran Digital di Masa Pandemi Covid-19

6 dari 10responden Indonesia mulai membentuk kebiasaan nontunai, dengan lebih memilih untuk membayar dengan menggunakan kartu atau aplikasi mobile.

Istimewa
Ilustrasi Pembayaran digital 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Survei visa yang melibatkan konsumen dari 40 negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia menemukan pergeseran kebiasaan dan prilaku berbelanja di masa pandemi COvid-19.

Menurut survei tersebut, enam dari sepuluh responden Indonesia (62%) mulai membentuk kebiasaan nontunai, dengan lebih memilih untuk membayar dengan menggunakan kartu atau aplikasi mobile dibandingkan dengan uang tunai.

Selain itu, proporsi yang sama mengatakan mereka berniat untuk tetap menggunakan pembayaran digital dan tidak kembali ke uang tunai ketika kondisi darurat saat ini berakhir.

Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia, Riko Abdurrahman, mengatakan, survei tersebut bertujuan untuk memperoleh gambaran perilaku konsumen Indonesia berubah menghadapi tantangan saat ini.

Ratusan Pengendara Pribadi yang Disuruh Putar Balik Umumnya Beralasan Pengin Rekreasi di Tangsel

Georgina Rodriguez Hampir Pingsan Ketika Pertama Kali Bertemu Cristiano Ronaldo

Masuki New Normal, Kemenag Minta Toa Masjid Dimanfaatkan untuk Sosialisasi Protokol Kesehatan

Anggota DPR RI Berharap Pempov DKIJakarta Pertimbangkan Aturan Ganjil Genap untuk Motor

Kami berbagi temuan ini dengan harapan dapat mendukung ekosistem keuangan di Indonesia dengan data untuk beradaptasi dan menyambut realita baru," kata Riko, Kamis (11/6/2020)

"Saya percaya melalui wawasan dan kolaborasi yang tepat, kita dapat  bersama-sama memajukan perekonomian Indonesia menjadi lebih sigap dan terinformasi," tambahnya.

 Meskipun kesehatan fisik tetap menjadi perhatian utama di seluruh dunia, survei ini menemukan bahwa masyarakat Indonesia sangat peduli dengan kesehatan keuangan mereka.

Empat dari lima (78%) masyarakat Indonesia setuju bahwa situasi saat ini mengharuskan mereka untuk lebih proaktif dalam perencanaan keuangan, sementara 55% responden mengindikasikan kekhawatiran akan jatuh sakit.

 Banyak konsumen Indonesia yang mencoba eCommerce untuk pertama kalinya dan berniat untuk semakin sering belanja online ke depannya.

Berdasarkan survei, sebanyak 56% responden Indonesia mengatakan mereka kemungkinan besar akan meningkatkan belanja online mereka, jauh lebih tinggi dibandingkan persentase responden global (35%) dan di Asia Pasifik (47%).

Halaman
12
Penulis: Dodi Hasanuddin
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved