Breaking News:

Konsumsi Air Bersih Rumah Tangga Naik Selama Penerapan PSBB

Meski ada perubahan pola konsumsi dari sektor komersil ke rumah tangga, namun pihaknya tetap memaksimalkan pelayanan kepada para pelanggan

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Agus Himawan
sndimg.com
ILUSTRASI Air bersih 

WARTAKOTALIVE.COM - Konsumsi air bersih perpipaan di DKI Jakarta menurun selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama hampir tiga bulan. Soalnya sejak 10 April sampai 4 Juni 2020, perkantoran dan pelaku industri di Jakarta banyak yang tidak beroperasi akibat ketentuan bekerja dari rumah (work form home)

Direktur Utama PAM Jaya Priyatno Bambang Hernowo mengatakan, sebelum masa PSBB jumlah pengguna air bersih perpipaan di DKI Jakarrta mencapai 20.200 liter per detik dalam sehari. Sementara selama PSBB penggunaan air bersih hanya menembus 19.500 liter sampai 19.800 liter dalam sehari.

Penerapan Ganjil Genap selama Covid-19 di Jakarta Belum Diperlukan

Yuni Shara Terpanggil Bantu Memasarkan Masker Karya Pengrajin NTT

Soraya Larasati Kecanduan Berolahraga Usai Berat Badannya Naik pasca Melahirkan

“Meski ada penurunan konsumsi air di sektor perusahaan dan industri, tapi ada peningkatan konsumsi air di rumah tangga karena adanya imbauan pemerintah agar masyarakat tetap berada di rumah selama PSBB,” kata Priyatno saat diskusi virtual, Senin (10/6/2020).

Meski ada perubahan pola konsumsi dari sektor komersil ke rumah tangga, namun pihaknya tetap memaksimalkan pelayanan kepada para pelanggan. Selama PSBB berlangsung, tidak ada kendala dalam penyaluran air bersih di sektor rumah tangga.

Bahkan pihaknya menambah tempat mencuci tangan di tempat-tempat publik. Alasanya karena banyak perusahaan atau fasilitas publik yang membutuhkan tempat cuci tangan saat masa PSBB transisi di bulan Juni ini.

Berdasarkan catatannya, PAM Jaya telah membuat wastafel portable di lebih dari 100 lokasi di Jakarta untuk kebutuhan masyarakat mencuci tangan seperti di halte, jalur pedestrian dan sebagainya. Hal itu untuk menjalankan protokol kesehatan dalam pencegahan penularan Covid-19.

Polisi Hutan Selamatkan Tanaman Pemakan Daging dari Penyelundup

Bosan Hidup Dengan Pesta Pora, Kate Moss Kini Jalani Hidup Sehat

Cerita Indra Kahfi Suka Kopi, Berawal Saat Main di Kandang Persiraja Banda Aceh dan Cicipi Kopi Gayo

“Tempat cuci tangan itu diisinya setiap hari untuk kebutuhan, sehinngag bisa mempermudah masyarakat yang ingin mencuci tangan,” ungkapnya.

Kata dia, air bersih sangat dibutuhkan untuk penangan corona dan sebagai pengganti vaksin Covid-19 yang hingga kini belum ditemukan. Masyarakat dapat mencegah penularan Covid-19 selain memakai masker dan berjaga jarak, juga dengan cara rajin mencuci tangan.

“Ketika vaksin belum ada, perilaku hidup bersih dan sehat itulah kuncinya seperti mencuci tangan dan rajin membersihkan diri,” katanya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved