Breaking News:

Virus Corona

Jika sudah Ditemukan, Siapakah yang lebih dulu Dapatkan Vaksin Virus Corona? Ini Jawabannya

Thomas mengatakan dunia sudah belajar dari kejadian di tahun 2009, di mana "negara kaya" membeli vaksin H1N1 atau flu babi.

Editor: Mohamad Yusuf
DIPTENDU DUTTA / AFP
Penumpang mengantre ketika mereka diperiksa oleh petugas kesehatan pada saat kedatangan mereka dari New Delhi di stasiun kereta api New Jalpaiguri, India setelah pemerintah melonggarkan penguncian nasional yang diberlakukan sebagai tindakan pencegahan terhadap Virus Corona atau Covid-19, Rabu (29/5/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Seluruh penjuru dunia saat ini tengah berlomba-lomba untuk membuat vaksin virus corona.

Para ahli mengatakan diperlukan 15 miliar dosis vaksin Covid-19 tersebut.

Namun, menurutnya hampir mustahil untuk mendistribusikan vaksin sebanyak itu sekaligus.

Jadi, siapa yang kemungkinan besar pertama kali mendapatkan vaksin tersebut?

Berapa lama lagi kita harus menunggu?

 Jangan Sampai Terlewat! Ini Penjelasan Lengkap Kisi-Kisi Pendaftaran PPDB Banten 2020/2021

 Perumahan Pantai Mutiara Banjir Rob, Ahok: Ada Genset, Anak-Anak Tidak Mengungsi

 Kunjungi Lokasi, Sekda DKI Saefullah Ungkap Penyebab Komplek Pantai Mutiara Terendam Banjir Rob

Dilansir dari ABC Radio Australia yang dikutip Tribunnews, sekitar 120 laboratorium di seluruh dunia saat ini sedang mengembangkan vaksin Covid-19.

Salah satu di antaranya dikembangkan oleh Australia dengan dipimpin oleh University of Queensland.

Dari sekian banyak usaha pengembangan vaksin, menurut catatan Asosiasi Perusahaan Farmasi Internasional (IFPMA) ada 12 kandidat yang berada di tahapan yang lebih maju di banding lainnya.

"Saya pikir dalam sejarah pengembangan vaksin, kita belum pernah melihat sebanyak ini laboratorium dan perusahaan yang berusaha menemukan vaksin untuk satu jenis penyakit yang sama," kata Thomas Cueni, Kepala IFPMA.

Para kandidat yang terdepan ini sudah mulai masuk ke tahap pengetesan ke manusia.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved