Virus Corona
Gara-Gara Covid-19, Pendapatan Bulanan Restoran di Depok Ini Anjlok
Gara-Gara Covid-19, Pendapatan Bulanan Restoran di Depok Ini Anjlok dari Rp 800 Juta Menjadi Rp 60 Juta. Simak selengkapnya di dalam berita ini.
Penulis: Vini Rizki Amelia |
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Selama pandemi Covid-19 yang melanda Depok, rumah makan sunda Mang Kabayan yang berlokasi di Jalan Margonda Raya, Beji, Depok mengaku mengalami penurunan pendapatan.
Khususnya, selama bulan Ramadan 1441 Hijriah lalu. Bagaimana tidak, pemberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mengharuskan rumah makan dan restoran menghentikan pelayanan makan di tempat.
Sehingga, siapapun pembeli, hanya diperkenankan untuk bersantap pesanannya di rumah melalui delivery atau pun dibawa pulang.
"Biasanya kan kalau bulan puasa itu banyak yang buka bareng, jadi bookingan banyak," papar Kepala Cabang Mang Kabayan Depok, Asep Kabayan kepada wartawan di Mang Kabayan Depok, Jalan Margonda Raya, Beji, Depok, Selasa (9/6/2020).
• Tak Ada Kenaikan Listrik Sejak 2017, PLN Sebut 2,4 Persen Aduan Butuh Penanganan
Untuk bulan ramadan lalu saja, Asep mengatakan pendapatan atau omzet Mang Kabayan anjlok hingga nyaris 90 persen
"Biasanya bulan puasa omzet bisa mencapai Rp 800 juta, (bulan puasa) kemarin cuma Rp 60 juta,"
"Untuk pegawai saja kita ada pengurangan sebanyak 70 persen dari total 30 pegawai yang kita punya," katanya.
Oleh karenanya, dengan diberikannya ijin layanan makan di tempat oleh Pemerintah Kota Depok, pihaknya mengucapkan rasa syukur.
"Jadi, pada dasarnya saya terima kasih pada Pemkot Depok bahwa kita sudah bisa buka lagi untuk menerima makan di sini," tuturnya.
Selama Covid-19 dan pemberlakuan PSBB, Asep mengatakan pihaknya masih tetap buka, namun hanya melayani pesan antar maupun bawa pulang.
Terlebih PSBB melarang warga untuk beraktivitas di luar rumah sehingga hal tersebut diakui Asep sangat memengaruhi pergerakan ekonomi tempatnya mencari nafkah.
• Mayat Pria di Kali Baru Pantai Indah Kapuk Pakai Kaos Warna Merah