Ibadah Haji

Agar Tak Salah Paham, Menag Bakal Surati Arab Saudi Soal Pembatalan Keberangkatan Calon Jemaah Haji

Pemerintah melalui Kementerian Agama memutuskan pembatalan pemberangkatan calon jemaah haji pada tahun ini.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/SENO TRI SULISTIYONO
Menteri Agama Fachrul Razi seusai dilantik Presiden Jokowi, di Istana Kepresidenan, Rabu (23/10/2019). 

Keputusan ini berlaku untuk jemaah yang menggunakan visa pemerintah, baik kuota reguler dan khusus, maupun jemaah yang menggunakan visa mujamalah.

Bukan Gantikan Achmad Yurianto, Ini Tugas Dokter Reisa di Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19

Sementara, Menteri Agama Fachrul Razi memastikan kebijakannya yang membatalkan pemberangkatan calon jemaah haji tahun 2020 ini tidak akan berubah.

Keputusan ini akan tetap diambil, meski seandainya Pemerintah Arab Saudi membuka layanan ibadah haji.

"Kami dengan tegas mengatakan, enggak mungkin lagi kami bisa menyiapkan jemaah dengan baik."

 Percepat Penemuan Anti Virus Covid-19, Pemerintah Bentuk Tim Pengembangan Vaksin Nasional

"Enggak mungkin kita melakukan upaya-upaya kesehatan dengan baik," ujar Fachrul Razi dalam diskusi webinar, Selasa (9/6/2020).

Fachrul Razi beralasan persiapan pemberangkatan haji tidak lagi memiliki waktu yang cukup.

Mengingat, rencananya jemaah kloter pertama bakal diberangkatkan pada 26 Juni mendatang.

 SEBARAN Kasus Covid-19 di Indonesia per 9 Juni 2020, 9 Provinsi Naik Signifikan, Tembus Angka 1.000

Sementara, hingga kini Pemerintah Arab Saudi belum juga memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan ibadah haji.

"Tidak mungkin kita bisa mengatur langkah-langkah persiapan dengan baik."

"Yang terjadi nanti justru kita tergesa-gesa, justru kita menyiapkan, ikut menyebarkan masalah Covid-19 ini," jelas Fachrul Razi.

 Covid-19 yang Menyebar di Surabaya Ternyata Berasal dari Eropa, Beda Jenis dari Jabodetabek

Selain itu, Fachrul Razi menjelaskan, jemaah yang berangkat harus menjalani proses karantina untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Tanah Suci.

Dibutuhkan waktu setidaknya selama 28 hari untuk mengarantina jemaah Indonesia.

Fachrul Razi meminta pengertian atas pengambilan keputusan ini.

 Fadli Zon: Demokrasi Indonesia Abal-abal, Pertarungan Orang-orang yang Punya Cukong

"Mohon pengertian supaya teman-teman semua memahami bahwa ini kita ambil dengan sangat berat hati," tutur Fachrul Razi.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved