Breaking News:

Banjir Jakarta

Nasib Riswanto, Empat Hari Kontrakannya Terendam Banjir Rob Bercampur Sampah di Muara Angke

Banjir yang terjadi akibat naiknya permukaan air laut itu mencapai ketinggian 50 cm sehingga merendam pemukiman warga.

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Sejumlah kendaraan melintasi banjir rob yang menggenangi Kawasan Pelabuhan Nizam Zachman, Muara Baru, Jakarta Utara, Kamis (4/6/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Warga yang rumahnya terendam banjir rob di Muara Angke, di Jalan Krapu I, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara mengaku tidak sanggup tinggal dengan kondisi air yang jorok.

Banjir rob di Jalan Krapu I, yang membelah wilayah RW 01 dan RW 21 Kelurahan Pluit, itu sudah terjadi empat hari belakangan sejak Jumat (5/6/2020) lalu.

Pasalnya air yang merendam pemukiman bercampur sampah.

Banjir yang terjadi akibat naiknya permukaan air laut itu mencapai ketinggian 50 cm sehingga merendam pemukiman warga.

Riswanto mengungsi ke masjid karena rumahnya terendam banjir rob di Muara Angke, di Jalan Krapu I, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara mengaku tidak sanggup tinggal dengan kondisi air yang bercampur sampah.
Riswanto mengungsi ke masjid karena rumahnya terendam banjir rob di Muara Angke, di Jalan Krapu I, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara mengaku tidak sanggup tinggal dengan kondisi air yang bercampur sampah. (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

 Jangan Sampai Terlewat! Ini Penjelasan Lengkap Kisi-Kisi Pendaftaran PPDB Banten 2020/2021

 Perumahan Pantai Mutiara Banjir Rob, Ahok: Ada Genset, Anak-Anak Tidak Mengungsi

 Kunjungi Lokasi, Sekda DKI Saefullah Ungkap Penyebab Komplek Pantai Mutiara Terendam Banjir Rob

Sementara kondisi air berwarna hampir hitam pekat dan bercampur sampah dari rumah tangga dari warga setempat.

Tidak cuma berwarna hitam dan bercampur sampah, air laut yang merendam pemukiman warga ini juga mengeluarkan bau tidak sedap yang sangat menyengat.

Seorang warga, Riswanto (35) mengaku sudah tidak sanggup lagi tinggal di rumah kontrakannya karena terendam banjir rob.

Pasalnya, kondisi air yang hitam dan mengeluarkan bau tidak sedap dan bercampur sampah sudah sangat mengganggu

"Udah nggak tinggal di rumah lagi, airnya bau sekali, hitam, banyak sampah, dan nyamuk di kontrakan," kata ayah dua orang anak itu, Senin (8/6/2020).

 Mbak Tutut Bagikan Kisah Soeharto Ditawarkan Berlindung ke Negara Lain Usai Dilengserkan

 Ketika Refly Harun Menggoda Hubungan Ustaz Abdul Somad dengan Selebgram Cantik Ayana Moon

 PSBB Transisi Jakarta, KCI Tambah menjadi 935 Perjalanan Setiap Harinya

 Banjir Satu Meter, Nicholas Sean Anak Ahok, Asik Unggah Foto Mancing di Depan Rumahnya

Warga yang rumahnya sudah terendam banjir rob setinggi 1 meter selama empat hari itu terpaksa mengungsi ke Masjid At-Taufiqul Mubarok yang berada di seberang Jalan Krapu III.

Riswanto mengaku akan tetap di pengungsian hingga banjir rob yang merendam tempat kontrakannya surut. Sehingga dirinya bisa membersihkan rumah kontrakannya.

"Ya semoga cepat kering aja lah banjir rob ini," ungkap Riswanto. (jhs)

Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved