Breaking News:

Banjir Jakarta

Lurah Pluit Sebut Banjir Rob di Komplek Pantai Mutiara Berangsur Surut,Tanggul Belum 100 Persen

Banjir rob di Komplek Pantai Mutiara sudah mulai surut karena konstruksi tanggul yang jebol itu sudah berhasil diperbaiki.

Tribunnews/Jeprima
Seorang warga naik perahu saat melintasi banjir rob di komplek perumahan Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta Utara, Minggu (7/6/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, PENJARINGAN - Lurah Pluit, Rosiwan, mengatakan, banjir rob di Komplek Pantai Mutiara sudah mulai surut karena konstruksi tanggul yang jebol itu sudah berhasil diperbaiki oleh petugas di lapangan.

“Sudah surut, jam 08.00 malam sudah surut. Lobangnya sudah ditambal juga oleh SDA,” kata Rosiwan, Senin (8/6/2020).

Pemain U-20 Didorong Main di Liga 1, Penyerang Persija Sutan Zico Sebut Banyak Untungnya Bagi Timnas

Aurel Hermansyah dan Azriel Hermansyah Tolak Berkomentar Saat Ditanya Konflik dengan Krisdayanti

Bikin Sedih, Curhatan Istri Lettu CPN Wisnu Korban Helikopter MI-17: Jagain Kita dari Jauh Ya

Jumlah Perjalanan KRL di Saat Hari Pertama PSBB Transisi Jakarta Capai 935 Perjalanan

Rosiwan menambahkan bahwa perbaikan konstruksi tanggul yang jebol tersebut sudah selesai. Hanya saja masih ada tahapan selanjutnya yang harus dilakukan untuk memastikan tidak jebol kembali.

“Sudah selesai tapi belum 100 persen, cuman nanti kita beton,” ungkap Rosiwan. 

Banjir rob yang melanda Komplek Pantai Mutiara, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, sejak Jumat (7/6) kemarin perlahan mulai berangsur surut.

Pantauan di lokasi, ketinggian banjir rob yang diakibatkan rusaknya konstruksi tanggul yang berbatasan langsung dengan laut tersebut mulai berangsur surut yakni sekitar 10 sentimeter.

Padahal sebelumnya air di komplek yang dekat dengan lokasi konstruksi tanggul jebol tersebut sempat mengalir deras. Namun kini air hanya lewat dari celah-celah perbaikan tanggul.

Pasalnya petugas Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta terus melakukan perbaikan darurat di lokasi konstruksi tanggul yang jebol dengan menggunakan batu kali dan karung pasir.

Proses perbaikan konstruksi bawah tanggul yang jebol akibat tidak kuat menahan air laut saat pasang tersebut masih terus dilakukan untuk mengurangi dampak banjir rob di kawasan elit.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved