Virus Corona
Kapasitas Angkutan Barang Menurun 40 persen Selama PSBB di DKI Jakarta
Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) DKI Jakarta Soedirman mengatakan pandemi Covid-19 mengakibatkan musibah ekonomi secara global.
Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Ahmad Sabran
WARTAKOTALIVE.COM, KELAPAGADING- Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta karena pandemi Covid-19 membuat kapasitas angkutan barang menurun drastis.
Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) DKI Jakarta Soedirman mengatakan pandemi Covid-19 mengakibatkan musibah ekonomi secara global.
Kapasitas angkutan barang di DKI Jakarta belakangan mengalami penurunan yang cukup drastis seiring denhan adanya penerapan PSBB untuk mencegah penyebaran Covid-19.
• VIDEO: Satu Perampok Dalam Angkot yang Sekap Korbannya Dibekuk Polisi, Dua Pelaku Masih Buron
"Kalau kita bilang pengusaha angkutan truk merugi, semuanya merugi, jelas merugi. Kapasitas angkut turun menjadi 40 persen, ekspor impor ataupun antar pulau tidak ada sama sekali," kata Soedirman, Senin (8/6).
Pria yang baru saja terpilih sebagai Ketua DPD Aptrindo DKI Jakarta 2020-2025 pada acara yang digelar di kawasan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara itu mengatakan harus ada strategi khusus menghadapi kondisi tersebut.
“Memang merugi semua, ini yang harus kita perbaiki dalam suasana ekonomi yang carut-marut. Jangan ditambah lagi dengan permasalahan organisasi,” katanya.
Soedirman beralasan strategi yang dimaksud yakni dengan menggunakan kendaraan angkutan barang yang baru. Sehingga dapat mendukung kapasitas angkut barang.
• VIDEO: Haji 2020 Dibatalkan, Pedagang Oleh-oleh Arab di Tanahabang Menjerit
"Strateginya kita bermitra seperti tadi dinas (perhubungan) provinsi atas nama gubernur menyampaikan mari lah kita berkolaborasi menciptakan persyaratan usia kendaraan,” ujar Soedirman.
Hal ini sejalan dengan langkah anggota DPD Aptrindo DKI Jakarta yang melakukan investasi dengan pengadaan angkutan barang baru.
“Jujur usia kendaraan penting. Kami di sini investasi mobil-mobil baru harus bersaing dengan mobil-mobil yang mohon maaf sudah tua-tua. Jadi nggak sehat persaingan,” tegasnya. (jhs)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/ketua-dpd-aptrindo-dki-jakarta-soedirman.jpg)