Breaking News:

Film

Kapan Bioskop Akan Kembali Dibuka Kembali, Pengelola Bioskop Masih Menunggu Kebijakan Pemerintah

Ribuan layar bioskop tersebut tidak lagi memutarkan film, baik lokal maupun barat, sejak diminta untuk berhenti beroperasi pada 23 Maret 2020.

Warta Kota/Alex Suban
Pengunjung membeli tiket pertunjukan film di Bioskop XXI di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Minggu (18/8/2019). Sejak 23 Maret 2020, bioskop di seluruh Indonesia ditutup akibat wabah virus corona. Sejauh ini belum diketahui kapan bioskop akan kembali dibuka. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sebanyak 2.300 layar bioskop di Indonesia saat ini harus tutup dan tidak beroperasi akibat pandemi Covid-19.

Ribuan layar bioskop tersebut tidak lagi memutarkan film, baik lokal maupun barat, sejak diminta untuk berhenti beroperasi pada 23 Maret 2020.

Bioskop-bioskop yang ditutup di Indonesia itu mulai dari jaringan CGV, XXI dan Cinemapolis hingga non-21.

Ada 68 bioskop yang dikelola jaringan bioskop CGV Cinemas di seluruh Indonesia. Selasa (7/4/2020), CGV mengumumkan perpanjangan waktu penutupan sementara jaringan bioskopnya di seluruh Indonesia hingga waktu yang belum ditentukan.
Ada 68 bioskop yang dikelola jaringan bioskop CGV Cinemas di seluruh Indonesia. Selasa (7/4/2020), CGV mengumumkan perpanjangan waktu penutupan sementara jaringan bioskopnya di seluruh Indonesia hingga waktu yang belum ditentukan. (Dokumentasi CGV Cinemas)

"Kami nggak paham kok (pandemi Covid-19) ini bisa dahsyat seperti sekarang," kata Djonny Syafruddin, Ketua Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI).

Seluruh bioskop di Indonesia itu ditutup mengikuti imbauan pemerintah untuk tidak beroperasi sampai wabah virus corona ini dinyatakan berakhir.

Kalaupun dibuka tetap melakukan protokol kesehatan ketat, bioskop menjadi salah satu tempat berkumpulnya orang, terutama penonton film.

Film Horor Indonesia Mulai Digarap Serius, Ini Deretan Film Horor Laris di Layar Bioskop Indonesia

Saat 2.300 Layar Bioskop Tutup Akibat Covid-19, Chand Parwez Dibuat Geram Filmnya Diputar Tanpa Izin

"Kami sepakat untuk kepentingan bersama dan tidak beroperasi dulu sejak 23 Maret lalu," jelas Djonny Syafruddin.

Saat ini, lanjut Djonny Syafruddin yang juga mengelola bioskop diluar Jakarta ini, pengelola bioskop masih menunggu kebijakan pemerintah pusat untuk kembali beroperasi.

Noorca Massardi, anggota Lembaga Sensor Film, mengatakan, penutupan bioskop membuat banyak film yang ditunda pemutarannya di layar lebar.

CGV Cinemas di Vivo Sentul Bogor resmi dibuka, Kamis (23/1/2020).
CGV Cinemas di Vivo Sentul Bogor resmi dibuka, Kamis (23/1/2020). (Warta Kota/Mochammad Dipa)

"Kondisi penonton di bioskop berkurang karena bioskop ditutup akibat wabah virus corona ini," kata Noorca Massardi.

Anggy Umbara, sutradara film, menyatakan, untuk kembali berkarya lagi, saat ini dirinya juga masih menunggu kebijakan pemerintah terkait perkembangan wabah virus corona.

Sebagai pekerja film, Anggy Umbara juga belum bisa melanjutkan penggarapan film baru karena diimbau untuk tetap tinggal di rumah.

Belum Nonton Milea Suara dari Dilan di Bioskop, Film Terakhir Trilogi Dilan Itu Diputar di Netflix

Jika Bioskop Dibuka Lagi di Masa New Normal, Firman Bintang: Ada Nggak yang Mau Filmnya Jadi Tumbal?

"Saya terakhir syuting 3 bulan lalu. Setelah itu diminta untuk di rumah saja pas kelar syuting film terakhir," kata Anggy Umbara.

Jika kebijakan pemerintah sudah memberikan 'lampu hijau' untuk pekerja film dan sineas untuk kembali syuting, Anggy Umbara siap memproduksi film baru.

"Sekarang semuanya on hold, harus break syutingnya," ujar Anggy Umbara.

Penulis: Irwan Wahyu Kintoko
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved