Liga1

Ruben Sanadi: Protokol Kesehatan Harus Dijalani, Jangan Cuma Pemain Saja, Staf Juga

Soal protokol kesehatan, Ruben Sanadi mengimbai tim-tim Liga 1 bisa menerapkan dengan maksimal.

warta Kota/Abdul Majid
Mantan Kapten Persebaya Surabaya Ruben Sanadi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PSSI bersepakat dengan klub-klub Liga 1 untuk kembali menggulirkan Liga 1 2020 yang direncanakan kick off pada September atau Oktober mendatang.

Panduan protokol kesehatan lantaran bergulir di tengah pandemi Covid-19 pun tengah disiapakan. Nantinya, panduan protokol kesehatan tersebut akan diberikan kepada perwakilan klub-klub.

Kapten Bhayangkara FC, Ruben Sanadi mengaku sempat khawatir apalagi sepakbola tak bisa terhindarkan dengan kontak langsung antarpemain.

Namun dirinya, meyakini protokol kesehatan yang dibuat PSSI dan diterapkan oleh klub masing-masing bisa membuat jalannya liga tetap steril dari Covid-19.

Sambut New Normal, Pemain Bhayangkara FC Indra Kahfi: Harus Ikuti Protokol Kesehatan

“Pasti perasaan itu (khawatir) ada, tapi kita tidak bisa hindari itu, karena kita kan tim kita bukan individu, spontan kita bisa pegang pemain. yang penting protokol kesehatan itu harus dilakukan,” kata Ruben Sanadi saat ditemui di Mess Bhayangkara FC, Jumat (5/6/2020).

“Di luar saja tidak boleh bersentuhan tapi tetap saja, yang jelas protokol harus dijalani, bukan hanya pemain staf juga harus di tes. semua harus dijalani protokol kesehatan,” sambungnya.

Selalu Latihan Ketika Liga Berhenti, Penyerang Bhayangkara FC Ini Tak Khawatir Kondisi Fisiknya

Soal protokol kesehatan, Ruben mengimbai tim-tim Liga 1 bisa menerapkan dengan maksimal.

Dan apa pun bentuk protokol yang diberikan PSSI, Ruben yang juga menjabat sebagai Exco APPI yakin para pemain bakal mematuhinya dan mengikuti arahan PSSI.

Sejumlah Pemain Bhayangkara FC Mulai Berlatih di Stadion PTIK

“Kalau nanti sudah bergulir sudah pasti ada konsekuensinya dari kita punya industri sepak bola kita kan sudah tahu protokol kesehatan yang harus dijalani dan itu pasti diterapkan, tidak mungkin tidak,”

“Paling nanti kita sebelum masuk kan ada tes juga. Tapi kita tidak tahu peraturan resmi dari PSSInya gimana. Nanti semua keputusan ada di PSSI, kita dari klub ikut arahan dari PSSI dan PT LIB saja,” pungkasnya.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Murtopo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved