Nilai Tukar Petani Menurun, DPR Harap Kementan Lebih Perjuangkan Kesejahteraan Petani

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sub sektor tanaman pangan turun sebesar 0,54 persen dan sub sektor tanaman perkebunan

Warta Kota/Istimewa
Anggota Komisi IV DPR, Darori Wonodipuro 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-  Anggota Komisi IV DPR Darori Wonodipuro mengharapkan kinerja Kementerian Pertanian lebih optimal untuk memperjuangkan kesejahteraan petani.

"Aspirasi petani yang disuarakan perlu didengar," kata Darori dalam pernyataan di Jakarta, Sabtu seperti dikutip dari Antaranews.com.

Ia menambahkan aspirasi petani belum sepenuhnya terserap dengan baik karena masih ada keluhan hasil panen yang tidak laku di pasaran.

"Contohnya kita impor bawang putih, padahal di Temanggung lagi panen. Barang panen jadi tidak laku. Kenapa tidak dibeli, petani jadi mengadu ke DPR," ujarnya.

Selain itu, optimalisasi kinerja itu mendesak karena saat ini juga terjadi penurunan nilai tukar petani (NTP) akibat penurunan harga beberapa komoditas.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sub sektor tanaman pangan turun sebesar 0,54 persen dan sub sektor tanaman perkebunan rakyat turun sebesar 2,30 persen.

VIDEO: Suasana Pembatasan Sosial Berskala Lokal di Kebon Melati

Ia juga menilai komunikasi Kementan belum seirama dengan DPR terutama dalam pembahasan anggaran yang masih membutuhkan rapat kerja dengan waktu berlarut-larut.

Ketua Asosiasi Hortikultura Indonesia Anton Muslim Arbi mengungkapkan terdapat sejumlah PR yang harus dibenahi oleh Kementan dalam waktu dekat.

Beberapa di antaranya adalah turunnya harga komoditas pangan lokal, tingginya impor produk pertanian dan persoalan kartel yang masih menguasai impor produk tertentu.

Dalam kesempatan terpisah, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan terdapat strategi untuk mengatasi persoalan kebutuhan pangan dalam masa kenormalan baru.

Kisah Keluarga Elang Jawa di Gunung Salak, Pihak Taman Nasional Dapatkan Rekaman Video Langka

Halaman
12
Editor: Ahmad Sabran
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved