Breaking News:

Indra Sjafri: Kebersamaan Adalah Filosofi Orang-orang Sepak Bola

Mantan pelatih timnas U-19 ini pun berharap agar setiap permasalahan dapat dibicarakan secara musyawarah tanpa dihiasi oleh tendensi lain.

Warta Kota/Didit
Poster live Instagram Super Ball bersama Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri. 

Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM Rafsanzani Simanjorang

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Lama berkecimpung di dunia sepak bola, membuat direktur teknik PSSI, Indra Sjafri memahami banyak seluk beluk permasalahan sepak bola di Indonesia.

Mantan pelatih timnas U-19 ini pun berharap agar setiap permasalahan dapat dibicarakan secara musyawarah tanpa dihiasi oleh tendensi lain, karena kebersamaan adalah filosofi orang-orang sepak bola.

Ia memberikan sebuah perumpaan ibarat tim sepak bola yang artinya, setiap peran yang dilakonkan oleh masing-masing individu dapat dijalankan sesuai dengan tupoksi masing-masing tanpa harus masuk ke peran lainnya.

Indra Sjafri: Prestasi akan Menjawab Keraguan Publik

"Dalam sepak bola, ada peran sebagai kiper, striker, pelatih, wasit dan ada peran menjadi suporter. Pelatih jangan ingin menjadi pemain, pemain jangan ingin menjadi suporter yang teriak-teriak di luar. Artinya pemain yang notabennya pemain inti di tim berteriak layaknya seorang suporter," ujarnya kepada Super Ball, Jumat (5/6/2020) kemarin.

Ia menjelaskan keadaan yang sering terjadi dimana suporter sering merasa lebih pintar dibandingkan dengan pelatih dan pelatih, tanpa mengetahui permasalahan yang dihadapi oleh pelatih dan hanya ingin menang.

Jadi Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri Jelaskan Detail Rencana Memajukan Sepakbola Indonesia

Lantas dirinya pun berharap agar yang menjadi pemain jangan berubah menjadi suporter.

Dan yang menjadi suporter ada baiknya memberikan semangat kepada pemain.

Indra Sjafri pun mengulang penjelasan perumpaan ini.

Harapannya juga ada untuk pengurus, agar konsisten pada perannya sebagai pengurus tanpa harus menjadi pengamat di luar.

"Bila ada yang tidak benar di luar, pengurus harus melakukan evaluasi di dalam dengan bermusyawarah tanpa harus memperkeruh suasana di luar," tutupnya. (m21)

Penulis: Rafzanjani Simanjorang
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved