Virus Corona Jabodetabek

Ganjil Genap Motor di Jakarta Belum Berlaku pada Pekan Pertama PSBB Transisi

Dinas Perhubungan DKI Jakarta memastikan sistem ganjil genap pelat nomor kendaraan sepeda motor, belum berlaku pada Senin (8/6/2020) pekan depan.

(komisikepolisianindonesia.com)
Ilustrasi 

WARTAKOTALIVE, GAMBIR - Dinas Perhubungan DKI Jakarta memastikan sistem ganjil genap pelat nomor kendaraan sepeda motor, belum berlaku pada Senin (8/6/2020) pekan depan.

Saat ini Dishub masih mengevaluasi situasi dan kondisi lalu lintas angkutan jalan di wilayah setempat, saat pekan pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, kebijakan ganjil genap pelat nomor sepeda motor mengacu pada Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 51 tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif.

UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia 5 Juni 2020: 9.443 Pasien Sembuh, 29.521 Positif, 1.770 Wafat

“Namun saat ini tentu dalam satu minggu ke depan, ganjil genap (untuk sepeda motor) belum berlaku,” kata Syafrin saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (6/6/2020).

Syafrin mengatakan, hasil evaluasi tersebut akan dilaporkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengeluarkan kebijakan tersebut.

Kemudian, implementasi soal ganjil genap sepeda motor akan diputuskan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

34 DPD Minta Prabowo Subianto Jadi Ketua Umum Partai Gerindra Lagi, Bakal Disahkan di Kongres

“Hasil evaluasi itu yang kemudian akan kami laporkan kepada Pak Gubernur terkait dengan implementasi ganjil genap ke depan mau seperti apa,” ujar Syafrin.

Menurutnya, ada perubahan terhadap jalur ganjil genap kendaraan bermotor selama PSBB transisi ini dibanding 2019 lalu.

Sebelum ada wabah Covid-19 pada 2019 lalu, DKI telah memberlakukan ganjil genap pelat kendaraan bagi mobil pribadi di 25 ruas jalan setempat.

KPK Diminta Ungkap Oknum yang Bantu Nurhadi dan Menantunya Selama Buron, Bisa Dijerat Pasal Ini

“Itu (penerapan ganjil genap) tentu akan ada perubahan, karena situasi dan kondisi untuk penanganan Covid-19 harus kita lihat satu wilayah Jakarta,” jelasnya.

Halaman
1234
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved